back to top

BALI Dapat Suntikan Modal Rp100M dari Anak Usaha

Emitentrust.com – PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) menandatangani perjanjian pinjaman dengan anak usahanya, PT Paramitra Intimega (PIM), senilai maksimal Rp100 miliar pada 2 Juni 2026.

Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan, fasilitas pinjaman tersebut akan digunakan untuk mendukung kebutuhan modal kerja dan belanja modal (capital expenditure/capex) Perseroan.

Manajemen BALI menjelaskan bahwa penandatanganan perjanjian pinjaman ini merupakan bagian dari upaya memperkuat likuiditas dan mendukung kebutuhan operasional perusahaan di tengah pengembangan bisnis yang sedang dijalankan.

Dana yang diperoleh dari fasilitas pinjaman tersebut akan dialokasikan untuk berbagai kebutuhan operasional serta investasi yang mendukung pertumbuhan usaha Perseroan.

Perseroan menilai transaksi dengan entitas anak tersebut akan memberikan dampak positif terhadap kinerja operasional dan keberlangsungan usaha perusahaan ke depan.

Selain memperkuat struktur pendanaan internal grup, fasilitas pinjaman ini juga diharapkan dapat meningkatkan fleksibilitas Perseroan dalam menjalankan berbagai program pengembangan infrastruktur telekomunikasi yang menjadi lini bisnis utama BALI.

Artikel Terkait

JELI Luncurkan INACO Mogo Choco, Mini Pudding Terinspirasi Korean Wave

PT Niramas Utama Tbk resmi meluncurkan INACO Mogo Choco, produk mini pudding terbaru yang terinspirasi cita rasa Korea Selatan. Produk tersebut diperkenalkan untuk pertama kalinya kepada masyarakat melalui Jakarta Fair Kemayoran 2026 yang berlangsung pada 11

KOKA Tegaskan Lonjakan Harga Saham Murni Sentimen Pasar

PT Koka Indonesia Tbk. (KOKA) memberikan penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah saham Perseroan masuk dalam pengawasan Unusual Market Activity (UMA) akibat pergerakan harga dan volume perdagangan yang tidak biasa.

AGAR Punya Pengendali Baru! 510 Juta Saham Berpindah ke Suprajitno Sutomo

PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) mengumumkan telah terjadi perubahan pengendali setelah Suprajitno Sutomo resmi mengambil alih sebanyak 510 juta saham perseroan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru