back to top

Tommy Soeharto Kuasai 84,8% Saham GTSI, Sisanya Free Float

Emitentrust.com – PT GTS Internasional Tbk (GTSI) melaporkan porsi saham publik (free float) perseroan tetap berada di level 15,17% per akhir Mei 2026 atau setara 2,4 miliar saham.

Sementara itu, pengendali tingkat individu (ultimate beneficial owner) perseroan tercatat tetap berada di tangan H. Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto melalui kepemilikan mayoritas PT Humpuss Maritim.

Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) per Mei 2026 yang diumumkan pada Senin (8/6) disebutkan, jumlah saham free float GTSI tidak mengalami perubahan dibandingkan bulan sebelumnya, yakni sebanyak 2.400.000.000 saham atau 15,17% dari total saham tercatat sebanyak 15.819.142.767 saham.

Struktur pemegang saham perseroan juga tidak berubah. PT Humpuss Maritim masih menjadi pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 13.414.263.079 saham atau setara 84,8% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh.

Dalam laporan tersebut, GTSI mengungkapkan bahwa H. Hutomo Mandala Putra, S.H. tercatat sebagai pemilik manfaat (beneficial owner) atau pengendali tingkat individu Perseroan.

Dari sisi basis investor, jumlah pemegang saham GTSI mengalami penurunan. Hingga akhir Mei 2026, jumlah investor tercatat sebanyak 47.375 pemegang saham, turun 2.294 investor dibandingkan posisi akhir April 2026 yang mencapai 49.669 investor.

Data klasifikasi investor menunjukkan mayoritas saham GTSI dimiliki oleh kategori korporasi dengan kepemilikan mencapai 13,62 miliar saham. Sementara investor individu tercatat menguasai sekitar 1,95 miliar saham atau menjadi kelompok investor terbesar kedua setelah korporasi.

Perseroan menegaskan bahwa perhitungan free float telah dilakukan sesuai ketentuan Bursa dengan mengecualikan saham yang dimiliki pengendali, afiliasi pengendali, direksi, komisaris, maupun saham treasuri.

Artikel Terkait

BEI Beberkan Kendala IPO 2026

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan perkembangan terbaru pipeline penawaran umum perdana saham (IPO), penerbitan obligasi dan sukuk (EBUS), serta rights issue hingga awal Juni 2026.

Pengendali GULA Amankan 37,7 Juta Saham Harga Atas Pasar

Aman Agrindo Tbk (GULA) menyampaikan bahwa PT Aman Resources Indonesia, selaku kembali telah menambah kepemilikan pada 4 Juni 2026.

YELO Gagal Gelar RUPST

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Yelooo Integra Datanet Tbk. (YELO) yang digelar pada 4 Juni 2026 gagal mengambil keputusan lantaran tidak memenuhi kuorum

Populer 7 Hari

Berita Terbaru