Emitentrust.com – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Yelooo Integra Datanet Tbk. (YELO) yang digelar pada 4 Juni 2026 gagal mengambil keputusan lantaran tidak memenuhi kuorum kehadiran yang dipersyaratkan.
Berdasarkan risalah rapat yang disampaikan Perseroan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (8/6) disebutkan bahwa, RUPST hanya dihadiri pemegang saham yang mewakili 715,85 juta saham atau setara 37,42% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah.
Rosi Diani Corporate Secretary PT Yelooo Integra Datanet Tbk menyampaikan bahwa rendahnya tingkat kehadiran tersebut menyebabkan seluruh agenda rapat tidak dapat diputuskan, termasuk agenda Laporan Kegiatan perusahaan, Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris serta Pengesahan Laporan Keuangan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025.
Agenda lain yang turut tertunda adalah penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026, serta penetapan gaji, honorarium, dan tunjangan bagi Direksi dan Dewan Komisaris untuk tahun buku 2026.


