Emitentrust.com – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencermati pergerakan harga saham PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) setelah mengalami kenaikan yang di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA).
Meski telah masuk radar pengawasan Bursa pada perdagangan Jumat (24/7/2026), saham ALKA masih melesat 21,81% atau naik 240 poin ke level Rp1.340 per saham.
ALKA diperdagangkan pada kisaran Rp1.105 hingga Rp1.360 dengan volume transaksi 7.918 lot dan nilai transaksi sekitar Rp1,01 miliar.
Kenaikan saham ALKA dalam beberapa waktu terakhir terbilang signifikan. Dalam sepekan, saham Perseroan telah melesat sekitar 86,1%.
Dalam Sebulan A:LKA melonjak 148,1% dari Rp540 pada 24 Juni 2026 menjadi Rp1.340. Sementara sejak awal tahun (year to date/YTD), saham ALKA telah meroket sekitar 268,1% dari level Rp364.
Sehubungan dengan status UMA tersebut, BEI meminta investor untuk mencermati jawaban Perseroan atas permintaan konfirmasi Bursa.
Investor juga diimbau memperhatikan kinerja dan keterbukaan informasi Perseroan, mengkaji kembali rencana aksi korporasi yang belum memperoleh persetujuan RUPS, serta mempertimbangkan berbagai risiko sebelum mengambil keputusan investasi.


