Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Rabu (10/6/2026) dengan performa impresif. Indeks melonjak 155,72 poin atau 2,71 persen ke level 5.902,37, melanjutkan tren penguatan yang terjadi sejak sesi pertama.
Reli IHSG kali ini ditopang oleh penguatan seluruh indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sektor transportasi menjadi pemimpin kenaikan dengan lonjakan 4,51 persen, disusul sektor teknologi yang menguat 4,37 persen dan sektor properti yang naik 3,39 persen.
Sentimen positif tersebut juga tercermin dari aktivitas perdagangan yang sangat ramai. Total volume transaksi mencapai 46,01 miliar saham dengan nilai perdagangan menembus Rp30,90 triliun. Sebanyak 571 saham berhasil menguat, sementara 148 saham melemah dan 96 saham ditutup stagnan.
Pada kelompok saham dengan kenaikan harga terbesar, saham DCII melonjak Rp6.650 menjadi Rp180.150 per lembar. Disusul MLPT yang naik Rp3.000 menjadi Rp18.000 per saham dan PGUN yang menguat Rp1.125 menjadi Rp7.975 per lembar.
Sebaliknya, beberapa saham mengalami tekanan jual. Saham SMMA terkoreksi Rp2.500 menjadi Rp21.500 per lembar, CTBN turun Rp775 menjadi Rp5.575, dan RDTX melemah Rp525 menjadi Rp14.600 per saham.
Dari sisi frekuensi perdagangan, saham TPIA menjadi yang paling aktif diperdagangkan dengan 250.879 kali transaksi senilai Rp3,2 triliun. Selanjutnya DSSA diperdagangkan sebanyak 145.251 kali dengan nilai Rp1,4 triliun, sementara CUAN mencatat 126.943 kali transaksi senilai Rp1,05 triliun.
Pergerakan menarik juga terjadi pada saham RISE yang berhasil menyentuh Auto Reject Atas (ARA) setelah melonjak 24,55 persen ke level Rp1.040 per saham. Dalam sepekan terakhir, saham tersebut masih membukukan kenaikan sekitar 5,05 persen.
Di jajaran saham LQ45, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi top gainers dengan penguatan 9,71 persen. Posisi berikutnya ditempati PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) yang naik 8,19 persen dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA) yang menguat 7,86 persen.
Sementara itu, saham-saham yang masuk daftar top losers LQ45 dipimpin oleh PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) yang turun 5,81 persen. Disusul PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang melemah 4,51 persen dan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) yang terkoreksi 3,85 persen.


