back to top

Grup Bakrie (ENRG) Pasang Rights Issue Rp310 per Lembar, Rasio 1:1

Emitentrust.com – PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) eiten migas grup Bakrie resmi mengumumkan Penawaran Umum Terbatas IV (PUT IV) melalui skema Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue dengan target penghimpunan dana mencapai Rp4,12 triliun.

Dalam aksi korporasi tersebut, Perseroan menawarkan sebanyak 13.282.271.875 saham baru Seri B dengan nilai nominal Rp100 per saham. Jumlah saham baru tersebut setara dengan 33,33% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan setelah rights issue dilaksanakan.

Harga pelaksanaan rights issue ditetapkan sebesar Rp310 per saham. Dengan demikian, potensi dana segar yang dapat diraih Perseroan mencapai Rp4,117 triliun.

Berdasarkan prospektus Perseroan, setiap pemegang 2 saham lama yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada 18 Agustus 2026 berhak memperoleh 1 HMETD. Setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru dengan harga pelaksanaan Rp310 per saham.

Perseroan menegaskan bahwa seluruh saham baru yang diterbitkan memiliki hak yang sama dan sederajat dengan saham lama, termasuk hak atas dividen.

Dalam pelaksanaan rights issue ini, pemegang saham pengendali, PT Shima Global Kapital, menyatakan tidak akan melaksanakan HMETD yang menjadi haknya. Sebaliknya, sebanyak 2,33 miliar HMETD milik Shima akan dialihkan kepada PT Bakrie Kalila Investment (BKI).

Selain melaksanakan HMETD yang menjadi haknya sendiri sebanyak 473,43 juta HMETD, BKI juga akan mengeksekusi seluruh HMETD yang dialihkan dari Shima.

Tidak hanya itu, BKI bersama pihak afiliasi lainnya juga telah menyatakan kesediaannya bertindak sebagai pembeli siaga (standby buyer) untuk menyerap sisa saham baru yang tidak diambil oleh pemegang HMETD lainnya, dengan jumlah maksimum mencapai 10,48 miliar saham.

Langkah tersebut memberikan kepastian bahwa rights issue ENRG berpotensi terserap secara optimal dan target penghimpunan dana dapat tercapai.

Perseroan mengingatkan bahwa pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya dalam rights issue ini akan mengalami dilusi kepemilikan hingga maksimum 33,33%.

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, rights issue ENRG akan efektif pada 5 Agustus 2026. Sementara periode perdagangan dan pelaksanaan HMETD berlangsung pada 20 hingga 28 Agustus 2026.

Pada perdagangan hari ini Kamis (11/6) saham ENRG naik 3,6 persen ke level Rp1.405.

Artikel Terkait

SMRA Bagi Dividen Rp82,5M, Marketing Sales Tembus Rp5,53T

PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp5 per saham atau dengan total nilai mencapai Rp82,54 miliar. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)

SCNP Restui Dividen Rp4,33 per saham, Masuk Bisnis Alat Kesehatan & Peralatan Dapur

PT Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk (SCNP) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp10 miliar kepada para pemegang saham sekaligus menyetujui ekspansi ke dua bidang usaha baru dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)

BTN Gandeng Unpad, Tingkatkan Edukasi Finansial dan Karier

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mengajak generasi muda khususnya mahasiswa untuk semakin bijak dalam mengelola keuangan di tengah perubahan gaya hidup dan perkembangan digital.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru