back to top

MB Investment Kembali Lego Saham CYBR Saat Harga Rp615 per Lembar

Emitentrust.com – PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) melaporkan bahwa MB Investment Management Pte. Ltd. selaku pemegang saham Utama melakukan penjualan saham sebanyak 200.000 lembar saham pada 15 Juni 2026.

Transaksi tersebut dilakukan pada harga Rp615 per saham dengan total nilai mencapai Rp123 juta.

Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham pada 18 Juni 2026 disebutkan bahwa transaksi tersebut menyebabkan jumlah kepemilikan MB Investment Management Pte. Ltd. berkurang dari 3.533.067.714 saham menjadi 3.532.867.714 saham.

Seiring dengan transaksi tersebut, porsi kepemilikan saham MB Investment Management di emiten teknologi siber berkode CYBR itu turun tipis dari 26,238% menjadi 26,235%.

Dalam keterbukaan informasi disebutkan bahwa transaksi dilakukan melalui mekanisme penjualan saham dengan status kepemilikan tidak langsung. Adapun tujuan transaksi dicantumkan untuk investasi lainnya.

Sebelumnya INV Management Pte Ltd selaku pemegang saham Utama pada 10 Juni 2026 menjual sebanyak 10 juta saham CYBR pada harga Rp460 per saham atau senilai Rp4,6 miliar

Sebelumnya lagi MB Investment Management Pte. Ltd selaku pengendali menjual sebanyak 200.000 saham CYBR pada 11 Juni 2026 dengan harga Rp600 per saham. Nilai transaksi tersebut mencapai sekitar Rp120 juta.

Pada perdagangan hari ini Kamis (18/6) saham CYBR turun 0,77 persen ke level Rp645.

Artikel Terkait

BI-Rate Naik Jadi 5,75 Persen

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang berlangsung pada 17-18 Juni 2026 memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 25 basis poin (bps)

150 Juta Saham Grup Bakrie (VIVA) Keluar dari UBS, Ada Apa?

UBS AG London Branch A/C Client melepas kepemilikan tidak langsung sebanyak 150 juta saham PT Visi Media Asia Tbk (VIVA).

Mosfly Ang Belanja Saham STAA Harga Rp985 per Lembar

Direktur PT Sumber Tani Agung Resources Tbk (STAA), Mosfly Ang, menambah kepemilikan sahamnya di Perseroan melalui transaksi pembelian saham senilai Rp492,5 juta.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru