back to top

Beauty Brands Tiba-tiba Kuasai 25% Saham VICI Senilai Rp593,66M

Emitentrust.com- PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) menyampaikan bahwa Beauty Brands International Pte. Ltd. resmi tercatat sebagai pemegang 25% saham setelah melakukan pembelian tidak langsung sebanyak 1,677 miliar saham.

Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan pada 23 Juni 2026 disebutkan bahwa, Beauty Brands International memiliki 1.677.000.000 saham VICI atau setara 25% dari total saham yang ditempatkan dan disetor penuh Perseroan. Sebelum transaksi tersebut, perusahaan tidak memiliki saham VICI.

Transaksi pembelian dilakukan pada harga Rp354 per saham. Dengan demikian, nilai kepemilikan yang dilaporkan mencapai sekitar Rp593,66 miliar.

Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa transaksi dilakukan dengan tujuan investasi dan akuisisi (investment/acquisition). Kepemilikan saham tercatat sebagai kepemilikan tidak langsung.

Meski menguasai seperempat saham Perseroan, Beauty Brands International menegaskan bahwa status kepemilikannya bukan sebagai pengendali Perseroan. Oleh karena itu, transaksi tersebut tidak mengubah status pengendalian di PT Victoria Care Indonesia Tbk.

Pada perdagangan hari ini saham VICI turun 0,83 persen ke level Rp600.

Artikel Terkait

IHSG Terjun 1,18% di Sesi I, Seluruh Sektor Kompak Merah!

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk 1,18% pada perdagangan sesi pertama Kamis (13/8/2026). Tekanan pasar terjadi setelah MSCI mengumumkan hasil review dan rebalancing indeks, yang turut memicu aksi jual di pasar saham Indonesia.

Direktur INPS Buang 35,2 Juta Saham Harga Diskon

Direktur PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS), Jerry Erfansyah, mengurangi kepemilikan sahamnya di perseroan sebanyak 35,2 juta saham.

MSCI Coret GOTO, CPIN Turun Kelas, Mirae Ungkap Potensi Outflow Hingga Rp1T

Hasil MSCI August 2026 Index Review dinilai memberikan tekanan bagi pasar saham Indonesia. PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia memperkirakan perubahan indeks tersebut dapat memicu arus dana keluar hingga Rp1 triliun,

Populer 7 Hari

Berita Terbaru