back to top

Intip Pemilik dan Kinerja RANS Entertainment (RANS) Jelang IPO di BEI

Emitentrust.com – PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS), emiten media dan hiburan terafiliasi dengan Raffi Ahmad, bersiap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana saham (IPO) sebanyak 2,525 miliar saham baru atau setara 20,02% modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO dengan kisaran harga Rp135-Rp170 per saham.

Melalui aksi korporasi ini, RANS berpotensi menghimpun dana maksimal sebesar Rp429,25 miliar. Masa penawaran awal (bookbuilding) berlangsung pada 23-25 Juni 2026, sementara pencatatan saham di BEI dijadwalkan pada 10 Juli 2026 dengan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek.

Sebagian dana hasil IPO akan digunakan untuk berbagai agenda ekspansi bisnis. Sekitar 18,64% dialokasikan untuk pembangunan wahana bermain dan edukasi “Cipungland”, 37,61% untuk penyelenggaraan konser artis lokal dan internasional di berbagai kota, serta 8,15% untuk pembentukan perusahaan baru di bidang teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) bersama PT Global Teknologi.

Selain itu, sekitar 19,80% dana IPO akan digunakan untuk mengakuisisi saham PT Rans Kosmetika Indonesia (Slavina), sedangkan sekitar 6,98% dipakai untuk pelunasan dipercepat pinjaman kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Sisa dana akan disalurkan ke entitas anak guna mendukung pengembangan usaha dan ekspansi jaringan bisnis.

Dari sisi kinerja, RANS membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp56,69 miliar pada 2025. Meski turun 41,6% dibanding laba tahun 2024 sebesar Rp97,07 miliar, Perseroan masih mampu menjaga profitabilitas di tengah penurunan pendapatan menjadi Rp353,38 miliar dari Rp410,50 miliar pada tahun sebelumnya.

Berdasarkan struktur pemegang saham sebelum IPO, PT Indonesia Entertainment Grup menjadi pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 78,68%. Nama-nama lain yang tercatat sebagai pemegang saham antara lain Soultan Ariq Rachman (9,04%), Dony Oskaria (3,42%), Sutanto Hartono (1,43%), Nagita Slavina Mariana Tengker (1,24%), Kaesang Pangarep (1,14%), Hikmat Janika (0,86%), dan PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi (0,76%).

Setelah IPO, jumlah saham Perseroan yang tercatat di BEI akan mencapai 12,61 miliar saham atau mewakili 100% modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan. Dengan strategi ekspansi yang agresif di sektor hiburan, event, teknologi AI, hingga taman bermain edukatif, RUNS berharap dapat memperkuat posisinya sebagai salah satu perusahaan media dan entertainment terintegrasi di Indonesia.

Artikel Terkait

Bos Besar Astra International Borong Saham ASII Harga Pasar, Sinyal Apa?

PT Astra International Tbk (ASII) mengumumkan Presiden Komisaris Perseroan, Prijono Sugiarto, menambah kepemilikan sahamnya di emiten otomotif dan konglomerasi tersebut melalui transaksi pembelian di pasar.

Gudang Garam (GGRM) Putuskan Dividen Rp1,53T Setara Rp800 per Lembar

PT Gudang Garam Tbk (GGRM), menetapkan penggunaan sebagian laba perseroan untuk tahun buku 2025 sebesar Rp1.539,27 miliar sebagai dividen, atau Rp800 per lembar saham

ASSA Perkuat Entitas Anak, Kucurkan Modal Rp28,17M

PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) kembali memperkuat struktur permodalan grup dengan melakukan penambahan modal kepada entitas anak langsungnya, PT Adi Sarana Investindo (ASI).

Populer 7 Hari

Berita Terbaru