back to top

PP Presisi (PPRE) Dapat Restu Lepas Anak Usaha Rp1,6T

Emitentrust.com – PT PP Presisi Tbk (PPRE) resmi memperoleh persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Independen untuk melepas seluruh kepemilikan sahamnya di PT Lancarjaya Mandiri Abadi (PT LMA). Nilai transaksi divestasi tersebut mencapai Rp1,6 triliun.

Dalam transaksi tersebut, seluruh saham PT LMA dialihkan kepada PT Lancarjaya Investama Abadi. Aksi korporasi ini merupakan bagian dari strategi Perseroan untuk memperkuat struktur keuangan melalui pemenuhan kewajiban kepada kreditur, menurunkan beban bunga, meningkatkan likuiditas, serta memperkuat modal kerja guna mendukung operasional dan pengembangan usaha ke depan.

Direktur Utama PPRE, Rizki Dianugrah, mengatakan divestasi tersebut juga sejalan dengan program Penataan dan Pengelolaan Anak Perusahaan BUMN sebagai bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pengelolaan portofolio bisnis serta menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham.

“Aksi korporasi tersebut juga sejalan dengan program Penataan dan Pengelolaan Anak Perusahaan BUMN, sebagai bagian dari upaya peningkatan efektivitas pengelolaan portofolio dan penciptaan nilai jangka panjang bagi pemegang saham,” ujar Rizki dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat.

Menurut Rizki, langkah tersebut merupakan bagian dari transformasi berkelanjutan yang dijalankan Perseroan untuk membangun struktur bisnis yang lebih kuat dan adaptif terhadap dinamika pasar. Perseroan akan terus berfokus pada penguatan fundamental, optimalisasi portofolio usaha, serta peningkatan efisiensi operasional guna menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.

Pada perdagangan hari ini Jumat (26/6) saham PPRE turun 3,77 persen ke level Rp102.

Artikel Terkait

IHSG Tutup Akhir Pekan Merah! Tapi BBCA dan BBRI Bersinar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada akhir perdagangan pekan ini, Jumat (26/6/2026). IHSG merosot 102,90 poin atau 1,72% ke level 5.896,13 setelah bergerak di

SIG (SMGR) Resmi Bubarkan dan likuidasi Anak Usaha

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) atau SIG memutuskan membubarkan sekaligus melikuidasi anak usahanya, PT Semen Indonesia Industri Bangunan (SIIB), yang merupakan entitas dengan kepemilikan saham Perseroan sebesar 99,99%.

Emiten Tommy Soeharto (GTSI) Restui Dividen Rp1 per Saham

PT GTS Internasional Tbk (GTSI) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp15,82 miliar atau Rp1 per saham kepada pemegang saham. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham

Populer 7 Hari

Berita Terbaru