Emitentrus.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mempertahankan penguatan hingga penutupan perdagangan sesi I, Rabu. IHSG naik 47,39 poin atau 0,84% ke level 5.690,58 setelah bergerak fluktuatif sepanjang perdagangan.
Sepanjang sesi pertama, IHSG bergerak pada kisaran 5.607 hingga 5.728 setelah dibuka di level 5.643.
Penguatan IHSG ditopang mayoritas indeks sektoral yang bergerak di zona hijau. Sektor barang baku menjadi motor utama kenaikan dengan penguatan 3,27%, disusul sektor energi yang naik 1,75%, sektor infrastruktur menguat 0,74%, sektor barang konsumen non-primer bertambah 0,07%, dan sektor kesehatan naik 0,06%.
Di sisi lain, sektor transportasi dan logistik menjadi sektor dengan pelemahan terdalam setelah turun 0,70%. Selanjutnya sektor barang konsumen primer melemah 0,39%, sektor keuangan turun 0,25%, sektor perindustrian terkoreksi 0,13%, sektor teknologi melemah 0,06%, serta sektor properti dan real estate turun tipis 0,03%.
Aktivitas perdagangan hingga sesi I mencatat volume transaksi mencapai 10,78 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp5,87 triliun. Sebanyak 362 saham menguat, 249 saham melemah, dan 165 saham bergerak stagnan.
Di kelompok saham dengan kenaikan harga terbesar, ADES melonjak Rp1.400 menjadi Rp33.825 per saham, ARTA naik Rp530 menjadi Rp3.080 per saham, dan RATU menguat Rp480 menjadi Rp5.100 per saham.
Sementara itu, saham-saham yang mengalami penurunan harga terbesar di antaranya UNTR yang turun Rp950 menjadi Rp22.050 per saham, RDTX melemah Rp400 menjadi Rp14.000 per saham, dan HEXA turun Rp300 menjadi Rp4.210 per saham.
Untuk saham teraktif, TPIA memimpin dengan frekuensi transaksi sebanyak 47.286 kali senilai Rp560 miliar. Disusul BBRI sebanyak 43.036 kali senilai Rp545 miliar dan BRPT sebanyak 37.191 kali dengan nilai transaksi Rp357 miliar.
Pada indeks LQ45, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) menjadi top gainer setelah melesat 10,38%. Disusul PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang naik 10,12% dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) yang menguat 7,04%.
Sementara itu, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) menjadi top loser LQ45 setelah turun 5,88%. Diikuti PT United Tractors Tbk (UNTR) yang melemah 4,13% dan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) yang terkoreksi 3,33%.


