back to top

IHSG Sesi I Melejit 1,7%! Semua Sektor Kompak Menghijau

Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan reli hingga akhir perdagangan sesi I, Kamis (2/7/2026). IHSG ditutup melonjak 97,051 poin atau 1,70% ke level 5.792,167, didorong aksi beli yang merata di seluruh sektor.

Sepanjang sesi perdagangan, IHSG bergerak fluktuatif di kisaran 5.694 hingga 5.806, setelah dibuka di level 5.695. Penguatan indeks terjadi seiring membaiknya sentimen pasar yang mendorong seluruh indeks sektoral berakhir di zona hijau.

Sektor barang baku memimpin penguatan dengan kenaikan 3,64%, diikuti sektor perindustrian yang melesat 3,17% serta sektor transportasi dan logistik yang menguat 3,14%.

Selanjutnya, sektor barang konsumen non-primer naik 1,84%, sektor energi menguat 1,26%, sektor properti dan real estat naik 1,24%, sektor infrastruktur menguat 1,16%, sektor keuangan naik 0,98%, dan sektor teknologi bertambah 0,57%. Sementara itu, sektor barang konsumen primer serta kesehatan masing-masing naik 0,06% dan 0,03%.

Aktivitas perdagangan juga meningkat. Total volume transaksi mencapai 13,08 miliar saham dengan nilai transaksi Rp6,49 triliun. Sebanyak 438 saham menguat, 172 saham melemah, dan 166 saham ditutup stagnan.

Dari sisi pergerakan harga, saham UNTR memimpin daftar penguatan nominal setelah naik Rp475 menjadi Rp22.500 per saham. Disusul FORU yang menguat Rp300 ke Rp3.300 dan MKPI naik Rp300 menjadi Rp20.800 per saham.

Sebaliknya, saham DNET terkoreksi Rp875 menjadi Rp9.275 per saham, GGRM turun Rp600 ke Rp15.400, sementara BYAN melemah Rp275 menjadi Rp11.475 per saham.

Adapun saham yang paling aktif diperdagangkan dipimpin BNBR dengan frekuensi 39.403 kali senilai Rp177 miliar. Posisi berikutnya ditempati BRPT dengan 36.634 kali transaksi senilai Rp391 miliar, serta BBRI sebanyak 32.976 kali dengan nilai transaksi mencapai Rp709 miliar.

Di jajaran LQ45, reli dipimpin oleh BRPT yang melesat 12,68%, diikuti EMTK yang naik 6,85% dan ANTM yang menguat 6,13%. Sementara itu, saham yang masih berada di zona merah adalah JPFA yang turun 2,72%, CPIN melemah 1,58%, dan KLBF terkoreksi 0,65%.

Artikel Terkait

PACK Puasa Dividen, RUPST Rombak Direksi dan Komisaris

PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) memutuskan untuk tidak membagikan dividen dari laba tahun buku 2025. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 30 Juni 2026

Grup Sinarmas (DSSA) Mulai Tawarkan Obligasi dan Sukuk Rp319,8M, Bunga Hingga 8,5%

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) grup Sinar mas resmi memulai Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2026 senilai Rp223,47 miliar dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Tahap I sebesar Rp96,40 miliar

MDKA Koreksi Jadwal Dividen, Pembayaran Cair 24 Juli 2026

PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mengoreksi keterbukaan informasi terkait pembagian dividen tunai tahun buku 2025. Berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 23 Juni 2026, perseroan tetap

Populer 7 Hari

Berita Terbaru