Emitentrust.com – PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) mengungkapkan bahwa masih menyimpan sebagian besar dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO). Hingga laporan penggunaan dana per Juli 2026, Perseroan baru merealisasikan penggunaan dana sebesar Rp31,83 miliar atau sekitar 20,85% dari total dana bersih IPO, sehingga masih tersisa Rp120,79 miliar.
Berdasarkan laporan penggunaan dana hasil penawaran umum yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia, Vicktor Aritonang Direktur Utama DOOH pada Selasa (7/7) menyebut bahwa DOOH menghimpun dana IPO sebesar Rp154,75 miliar. Setelah dikurangi biaya emisi sebesar Rp2,13 miliar, Perseroan memperoleh hasil bersih senilai Rp152,62 miliar.
Dalam prospektus, dana IPO dialokasikan sebesar Rp12,99 miliar atau 8,5% untuk belanja modal dan Rp139,63 miliar atau 91,5% untuk modal kerja Perseroan.
Hingga saat ini, seluruh alokasi belanja modal sebesar Rp12,99 miliar telah direalisasikan. Sementara penggunaan dana untuk modal kerja baru mencapai Rp18,84 miliar, sehingga total realisasi penggunaan dana IPO tercatat Rp31,83 miliar.
Adapun sisa dana IPO sebesar Rp120,79 miliar ditempatkan pada rekening giro di PT Bank DKI dengan tingkat bunga 0,25% per tahun dan skema penempatan rollover principal & interest selama satu bulan. Dana tersebut ditempatkan pada bank pihak ketiga.
Pada perdagangan hari ini Selasa (7/7) saham DOOH stagnan di level Rp118.


