back to top

IHSG Ditutup Terkapar! Hanya Sektor Kesehatan yang Bertahan Hijau

Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan Rabu (8/7/2026). IHSG merosot 107,41 poin atau 1,89% ke level 5.873,37, seiring tekanan jual yang melanda hampir seluruh sektor di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pelemahan IHSG dipicu anjloknya 10 dari 11 indeks sektoral. Hanya sektor kesehatan yang mampu bertahan di zona hijau dengan kenaikan 1%. Sementara itu, sektor barang baku menjadi pemberat utama setelah ambles 4,35%, disusul sektor properti yang turun 2,68% dan sektor barang konsumen siklikal yang melemah 2,50%.

Aktivitas perdagangan berlangsung cukup ramai dengan volume transaksi mencapai 21,63 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp10,22 triliun. Sebanyak 482 saham ditutup melemah, hanya 191 saham yang menguat, sedangkan 116 saham lainnya stagnan.

Di jajaran saham dengan kenaikan harga terbesar secara nominal, PT Singaraja Putra Tbk (SINI) melesat Rp975 menjadi Rp10.950 per saham. PT Akasha Wira International Tbk (ADES) naik Rp1.575 menjadi Rp35.000 per saham, sedangkan PT Jecx Indonesia Tbk (JECX) menguat Rp390 menjadi Rp1.950 per saham.

Sebaliknya, saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) terkoreksi Rp675 menjadi Rp16.050 per saham. PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) turun Rp375 menjadi Rp5.325 per saham, sementara PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) melemah Rp350 menjadi Rp7.075 per saham.

Dari sisi frekuensi transaksi, saham EMMI menjadi yang paling aktif diperdagangkan dengan 317.481 kali transaksi senilai Rp458 miliar. Posisi berikutnya ditempati PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebanyak 50.186 kali transaksi senilai Rp711 miliar, disusul MEDS dengan 48.547 kali transaksi senilai Rp71,4 miliar.

Di kelompok saham LQ45, tekanan terbesar dialami PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) yang anjlok 6,58%, PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) yang melemah 6,27%, dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang turun 5,90%.

Sementara itu, saham-saham LQ45 yang masih mampu mencatat penguatan dipimpin PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) yang naik 4%, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) yang menguat 3,87%, serta PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) yang bertambah 1,93%.

Artikel Terkait

Listing Besok! IPO Prodia Diagnostic Line (PRDL) Kebanjiran Permintaan 709 Kali

Penawaran Umum Perdana Saham PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) mencatatkan antusiasme investor yang luar biasa.

TAEL Two Partners Hengkang dari SKBM, Lepas Saham Rp83,21M Harga Diskon

TAEL Two Partners Ltd. resmi melepas seluruh kepemilikan sahamnya di PT Sekar Bumi Tbk (SKBM). Pemegang saham yang sebelumnya menguasai 32,06% saham perseroan itu menjual sebanyak 554.706.046 saham

Pefindo Kantongi Mandat Obligasi Rp50,81T, Optimistis Penerbitan Makin Kencang

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) telah mengantongi mandat pemeringkatan surat utang korporasi senilai Rp50,81 triliun hingga 30 Juni 2026. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp28 triliun

Populer 7 Hari

Berita Terbaru