back to top

Komisaris UFOE Lepas Saham di Pasar Harga Rp134 per Lembar

Emitentrust.com – Komisaris PT Damai Sejahtera Abadi Tbk (UFOE), Ir. Pudji Harianto, melakukan penjualan sebagian kepemilikan sahamnya di perseroan pada 7 Juli 2026. Berdasarkan laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), transaksi tersebut melibatkan 240.100 saham dengan harga Rp134 per saham, sehingga total nilai transaksi mencapai Rp32.115.400.

Transaksi tersebut tercatat berstatus Repurchase Agreement (Repo). Meski melepas sebagian kepemilikan, Pudji Harianto menegaskan saham yang ditransaksikan merupakan kepemilikan langsung dan dirinya tetap berstatus sebagai pemegang saham pengendali PT Damai Sejahtera Abadi Tbk.

Pasca transaksi, kepemilikan saham Pudji Harianto berkurang dari 209.591.857 saham menjadi 209.351.757 saham. Namun, secara pembulatan persentase hak suara tidak mengalami perubahan signifikan dan tetap berada di level 7,23%.

Laporan perubahan kepemilikan saham tersebut disampaikan kepada OJK pada 9 Juli 2026 sebagai pemenuhan kewajiban pelaporan sesuai ketentuan POJK Nomor 4 Tahun 2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka.

Pada perdagangan hari ini Kamis (9/7) saham UFEO turun 0,74 persen ke level Rp135 per lembar.

Artikel Terkait

HUMI Lapor Free Float 15,08%, Tommy Soeharto Masih Jadi Pemilik Manfaat Akhir

PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) melaporkan porsi saham publik (free float) tetap berada di level 15,08% hingga akhir Juni 2026. Sementara itu, Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto

Direktur AMMN Anthony Robert Tambah Kepemilikan 900 Ribu Saham Harga Pasar

Direktur PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), Anthony Robert Mathias, menambah kepemilikan sahamnya di perseroan melalui aksi pembelian di pasar pada 8 Juli 2026.

Inti Fikasa Sekuritas Kembali Cicil Jual Saham BAPA di Pasar, Ada Apa?

PT Inti Fikasa Sekuritas kembali mengurangi kepemilikan sahamnya di PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA). Kali ini sebanyak 100.000 saham pada 6 Juli 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru