back to top

Free Float UNTD 25%, Tan Tjoe Ing Masih Jadi Pemilik Manfaat Akhir

EmitenTrust.com – PT Terang Dunia Internusa Tbk. (UNTD) melaporkan kepemilikan saham perseroan per akhir Juni 2026. Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE), porsi saham publik atau free float UNTD tercatat sebesar 25% atau setara 1.666.666.700 saham. Sementara itu, Tan Tjoe Ing tetap tercatat sebagai pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner/UBO) Perseroan.

Berdasarkan laporan yang disampaikan melalui PT Adimitra Jasa Korpora selaku Biro Administrasi Efek (BAE), jumlah saham tercatat UNTD tetap sebanyak 6.666.666.700 saham. Perseroan juga menyatakan perhitungan free float telah dilakukan sesuai ketentuan Bursa Efek Indonesia (BEI), dengan mengecualikan kepemilikan saham pengendali, afiliasi pengendali, direksi, komisaris, serta saham tresuri.

Dalam struktur kepemilikan saham, Tan Tjoe Ing tercatat sebagai pemegang saham terbesar dengan kepemilikan langsung sebanyak 1,5 miliar saham atau setara 22,5%. Di bawahnya terdapat Direktur Stephen Mulyadi yang menguasai 1,375 miliar saham atau 20,625%, disusul Andrew Mulyadi dan Henry Mulyadi yang masing-masing memiliki 1 miliar saham atau 15%.

Sementara itu, Komisaris Tan Eric Raharjo tercatat memiliki 125 juta saham atau 1,875%. Perseroan juga mengungkapkan jumlah pemegang saham yang memiliki Single Investor Identification (SID) meningkat menjadi 6.695 investor pada akhir Juni 2026, bertambah 424 SID dibandingkan bulan sebelumnya yang sebanyak 6.271 investor.

Dalam laporan tersebut, Perseroan kembali menegaskan bahwa Tan Tjoe Ing merupakan pemilik manfaat akhir (UBO) PT Terang Dunia Internusa Tbk. dengan kepemilikan langsung sebesar 22,5% saham Perseroan.

Artikel Terkait

S&P, MSCI, FTSE Terus Diajak Dialog, OJK Optimistis Pasar RI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) terus mempercepat reformasi pasar modal guna meningkatkan transparansi, likuiditas, dan kualitas pasar.

Disurati BEI, IBOS Buka Struktur Pemegang Saham hingga UBO

Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS) untuk mengungkap struktur pemegang saham, susunan manajemen, pemegang saham pengendali, anak usaha, hingga struktur kepemilikan akhir pada level individu.

Sempat Merah, IHSG Bangkit ke Zona Hijau di Sesi I

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil berbalik arah dan bertahan di zona hijau hingga penutupan perdagangan sesi I, Senin (13/7/2026), setelah sempat dibuka di wilayah negatif. IHSG menguat 6,47 poin atau 0,11% ke level 5.930,83.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru