back to top

UNTD Sebut Dana IPO Rp136M Belum Dipakai, Masih Mengendap di Rekening Giro BCA

Emitentrust.com – PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD) menyampaikan bahwa telah merealisasikan penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) sebesar Rp248,12 miliar atau sekitar 64,5% dari total dana bersih yang diperoleh perseroan. Sementara itu, sisa dana Rp136,50 miliar atau sekitar 35,5% masih tersimpan di rekening giro.

Berdasarkan laporan penggunaan dana kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 14 Juli 2026 disebutkan, IPO UNTD yang efektif pada 7 Februari 2024 menghimpun dana sebesar Rp400 miliar. Setelah dikurangi biaya emisi sebesar Rp15,38 miliar, perseroan memperoleh dana bersih Rp384,62 miliar.

Sesuai prospektus, seluruh dana bersih IPO atau 100% dialokasikan untuk modal kerja Perseroan.

Hingga periode pelaporan, UNTD telah menggunakan Rp248,12 miliar untuk mendukung kebutuhan modal kerja. Dengan demikian, masih terdapat Rp136,50 miliar dana IPO yang belum direalisasikan penggunaannya.

Perseroan menempatkan sisa dana tersebut pada rekening giro PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dengan tingkat bunga sekitar 0,02%. Dana disimpan pada bank pihak ketiga tanpa batas waktu penyimpanan.

Laporan ini menunjukkan realisasi penggunaan dana IPO telah mencapai sekitar 64,5%, sementara 35,5% sisanya masih tersedia untuk mendukung kebutuhan operasional dan modal kerja sesuai rencana yang telah disampaikan dalam prospektus.

Artikel Terkait

MDKA Pastikan Obligasi Rp1,47T Jatuh Tempo Siap Dibayar pada 4 Agustus

PT Merdeka Copper Gold Tbk. (IDX: MDKA) memastikan telah menyiapkan dana untuk melunasi pokok sekaligus membayar bunga ke-12 Obligasi Berkelanjutan IV Merdeka Copper Gold Tahap III Tahun 2023

Bank BJB (BJBR) Habiskan Dana Obligasi Rp928M, Mayoritas Masuk Pembiayaan Sosial

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) melaporkan telah merealisasikan 100% penggunaan dana hasil Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I Bank BJB Tahap II Tahun 2026 senilai bersih

BEI Pertanyakan Lonjakan Pendapatan TGUK Hingga Rp200M di Kuartal I

PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK), emiten pemilik jaringan minuman Teguk, akhirnya menjelaskan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) penyebab lonjakan pendapatan yang mencapai Rp200,7 miliar pada kuartal I 2026, melonjak drastis dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya Rp726

Populer 7 Hari

Berita Terbaru