back to top

SICO Realisasikan 97,6% Dana IPO, Sisa Rp1,42M Masuk Deposito

Emitentrust.com – PT Sigma Energy Compressindo Tbk (SICO) telah merealisasikan penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) sebesar Rp57,05 miliar atau sekitar 97,6% dari total dana bersih yang diperoleh Perseroan. Adapun sisa dana sebesar Rp1,42 miliar atau sekitar 2,4% masih ditempatkan dalam deposito.

Berdasarkan laporan penggunaan dana kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), IPO SICO yang efektif pada 8 April 2022 menghimpun dana sebesar Rp62,10 miliar. Setelah dikurangi biaya emisi sebesar Rp3,62 miliar, Perseroan memperoleh dana bersih Rp58,48 miliar.

Sesuai prospektus, dana IPO dialokasikan untuk tiga kebutuhan utama, yakni:

Pembayaran utang sebesar Rp8,22 miliar (14%);
Pengembangan usaha sebesar Rp2 miliar (3%);
Modal kerja sebesar Rp48,26 miliar (83%).

Hingga periode pelaporan, Perseroan telah sepenuhnya merealisasikan dana untuk pembayaran utang sebesar Rp8,22 miliar dan pengembangan usaha sebesar Rp2 miliar. Sementara penggunaan dana untuk modal kerja telah mencapai Rp46,84 miliar.

Dengan demikian, total dana yang telah digunakan mencapai Rp57,05 miliar, sehingga menyisakan Rp1,42 miliar yang belum direalisasikan.

Sisa dana tersebut ditempatkan dalam deposito berjangka tiga bulan pada bank pihak ketiga dengan tingkat bunga 4,5% per tahun.

Secara keseluruhan, realisasi penggunaan dana IPO SICO telah mencapai sekitar 97,6%, menunjukkan hampir seluruh dana hasil penawaran umum telah dimanfaatkan sesuai rencana penggunaan dana yang tercantum dalam prospektus.

Artikel Terkait

MDKA Pastikan Obligasi Rp1,47T Jatuh Tempo Siap Dibayar pada 4 Agustus

PT Merdeka Copper Gold Tbk. (IDX: MDKA) memastikan telah menyiapkan dana untuk melunasi pokok sekaligus membayar bunga ke-12 Obligasi Berkelanjutan IV Merdeka Copper Gold Tahap III Tahun 2023

Bank BJB (BJBR) Habiskan Dana Obligasi Rp928M, Mayoritas Masuk Pembiayaan Sosial

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) melaporkan telah merealisasikan 100% penggunaan dana hasil Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I Bank BJB Tahap II Tahun 2026 senilai bersih

BEI Pertanyakan Lonjakan Pendapatan TGUK Hingga Rp200M di Kuartal I

PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK), emiten pemilik jaringan minuman Teguk, akhirnya menjelaskan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) penyebab lonjakan pendapatan yang mencapai Rp200,7 miliar pada kuartal I 2026, melonjak drastis dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya Rp726

Populer 7 Hari

Berita Terbaru