back to top

Dana Obligasi RMKE Hampir Habis, Sisanya Masuk BNII Berbunga 6 Persen

Emitentrust.com – PT RMK Energy Tbk. (RMKE) menyampaikan bahwa telah merealisasikan penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan I RMK Energy Tahap II Tahun 2026 sebesar Rp562,15 miliar hingga 30 Juni 2026. Perseroan masih menyisakan dana sebesar Rp33,23 miliar yang ditempatkan di PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) dengan bunga 6%.

Direktur RMKE, Vincent Saputra, dalam keterbukaan informasi Rabu (15/7/2026), menyampaikan bahwa obligasi tersebut memperoleh pernyataan efektif pada 4 Maret 2026 dengan nilai emisi Rp600 miliar. Setelah dikurangi biaya emisi sebesar Rp4,62 miliar, Perseroan memperoleh hasil bersih sebesar Rp595,38 miliar.

Hingga akhir Juni 2026, dana obligasi telah digunakan sesuai rencana, yakni Rp188,56 miliar sebagai pinjaman kepada RMKN untuk pengadaan batu bara, Rp158,79 miliar sebagai pinjaman kepada RMUK untuk modal kerja, serta Rp198,44 miliar sebagai pinjaman kepada RMUK untuk belanja modal.

Selain itu, RMKE telah merealisasikan Rp16,36 miliar untuk kebutuhan modal kerja Perseroan. Dengan demikian, total dana yang telah terserap mencapai Rp562,15 miliar, atau sekitar 94,42% dari total hasil bersih penerbitan obligasi.

Sementara itu, sisa dana sebesar Rp33,23 miliar masih ditempatkan pada PT Bank Maybank Indonesia Tbk dengan tingkat bunga 6% dan akan digunakan sesuai kebutuhan operasional Perseroan.

Artikel Terkait

BRI Lepas 242 Juta Saham Hasil Buyback, Nilainya Tembus Rp1,12T

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) melaporkan telah mengalihkan kembali 242.298.900 saham hasil buyback (treasury shares) sebagai bagian dari pelaksanaan Program Kepemilikan Saham.

BUMI Serap Rp3,01T Dana Obligasi, Simpan Rp905,8M di Bank INA

PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) melaporkan realisasi penggunaan dana hasil penerbitan Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2025 hingga Tahap V Tahun 2026.

PACK Sisakan Rp424M Dana Rights Issue, Buat Apa?

PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk. (PACK) telah merealisasikan Rp2,87 triliun dana hasil Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue hingga 30 Juni 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru