Emitentrust.com – Saham PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) mengakhiri perdagangan Senin (19/7) ke level Rp760 per saham. Pergerakan saham tersebut terjadi di tengah sentimen positif pasar serta meningkatnya perhatian investor terhadap perkembangan aksi korporasi dan proyek strategis yang tengah dijalankan perseroan.
Sehari setelah penguatan saham tersebut, Sabtu (18/7), investor publik Andry Hakim bersama Gabriel Rey melakukan kunjungan ke galangan kapal Gunanusa untuk meninjau secara langsung kapal Hai Long yang saat ini tengah menjalani tahap akhir persiapan sebelum mendukung Proyek Hidayah, salah satu proyek migas lepas pantai strategis nasional yang dijadwalkan mulai berjalan pekan depan.
Kunjungan tersebut turut didampingi langsung oleh Direktur Utama CBRE, Suminto Husin Giman.
Kunjungan itu menjadi perhatian pelaku pasar karena dilakukan di tengah proses rights issue yang masih dipersiapkan perseroan. Kehadiran dua investor publik tersebut memunculkan spekulasi bahwa keduanya masih memiliki keyakinan terhadap prospek jangka panjang CBRE, bahkan berpotensi menambah porsi investasinya seiring berjalannya aksi korporasi tersebut.
Berdasarkan data kepemilikan saham, Andry Hakim masih tercatat sebagai salah satu pemegang saham publik dengan kepemilikan sekitar 5%. Sementara itu, Gabriel Rey melalui PT Pukul Rata Kanan, tercatat memiliki 1,01% saham CBRE. Kepemilikan tersebut semakin memperkuat perhatian pasar terhadap kemungkinan keduanya akan kembali meningkatkan investasinya setelah proses rights issue terealisasi.
Direktur utama CBRE, Suminto Husin Giman, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang terus diberikan para investor terhadap perseroan.
“Kami menyambut baik komitmen dari investor seperti Andry Hakim dan Gabriel Rey yang menunjukkan antusiasme terhadap prospek CBRE di tengah aksi korporasi rights issue yang saat ini sedang kami kerjakan. Kami berharap dengan dukungan mereka maupun investor lainnya, proses rights issue dapat berjalan lancar sesuai rencana. Antusiasme investor menjadi motivasi bagi kami untuk terus merealisasikan proyek proyek strategis yang telah disiapkan.” ujar Suminto.
Keberadaan kapal Hai Long dinilai menjadi bukti nyata realisasi strategi ekspansi CBRE. Setelah resmi menjadi aset perseroan, kapal tersebut diproyeksikan segera beroperasi untuk mendukung Proyek Hidayah dan diharapkan memberikan kontribusi terhadap kinerja operasional serta pendapatan perusahaan ke depan.


