Emitentrust.com – PT Bahtera Bumi Raya Tbk (PGJO) resmi menerima tambahan armada berupa satu unit tugboat dan satu unit tongkang melalui entitas anaknya, PT Samudera Sejahtera Shipping (SSS), sebagai bagian dari strategi memperkuat bisnis jasa pelayaran dan pengangkutan laut.
Penyerahan kedua kapal dilakukan pada 22 Juli 2026 berdasarkan Berita Acara Serah Terima yang ditandatangani PT Merah Putih Shipyard selaku pihak yang menyerahkan dan PT Samudera Sejahtera Shipping sebagai pihak penerima.
Armada yang diterima terdiri atas Tugboat SENTOSA 24001 dengan Hull No. MPS027 berukuran 30 meter x 8,60 meter x 4,12 meter serta Tongkang SENTOSA 3301 dengan Hull No. MPS028 berukuran 330 x 90 x 22 feet.
Mengacu pada keterbukaan informasi, pengadaan kedua kapal tersebut merupakan realisasi dari Shipbuilding Agreement No.009/MPS-SSS/I/2026 untuk pembangunan tugboat dan Shipbuilding Agreement No.010/MPS-SSS/I/2026 untuk pembangunan tongkang.
Nilai transaksi pembangunan tugboat mencapai Rp21 miliar, sedangkan tongkang senilai Rp41 miliar, sehingga total investasi yang digelontorkan mencapai Rp62 miliar, belum termasuk pajak pertambahan nilai (PPN).
Perseroan menegaskan, transaksi tersebut bukan merupakan pengadaan baru, melainkan penyelesaian atas keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang telah memperoleh persetujuan pemegang saham pada 24 Desember 2025.
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per 31 Desember 2025, transaksi tersebut memenuhi kriteria Transaksi Material sesuai ketentuan POJK No.17/POJK.04/2020. Namun, karena dilakukan oleh PT Samudera Sejahtera Shipping yang dimiliki PGJO sebesar 99,99%, transaksi tersebut memperoleh pengecualian dari sejumlah persyaratan, termasuk kewajiban memperoleh pendapat kewajaran dan persetujuan RUPS sebagaimana diatur dalam Pasal 11 regulasi tersebut.
Manajemen juga memastikan transaksi ini bukan merupakan transaksi afiliasi karena PT Merah Putih Shipyard tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Perseroan maupun PT Samudera Sejahtera Shipping.
Dengan bertambahnya dua armada baru tersebut, PGJO berharap kapasitas operasional SSS semakin meningkat sehingga mampu mendukung pertumbuhan volume jasa pelayaran dan pengangkutan laut. Perseroan optimistis penambahan armada akan memperkuat sumber pendapatan sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap kinerja operasional dan keuangan perusahaan pada periode mendatang.


