Emitentrust.com – PT PP Presisi Tbk (PPRE) membukukan rugi tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp162,79 miliar pada semester I-2026. Kinerja tersebut berbalik dari laba sebesar Rp4,62 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Di sisi lain, pendapatan perseroan masih tumbuh 35,37% menjadi Rp2,22 triliun dari Rp1,64 triliun.
Berdasarkan laporan keuangan perseroan yang dipublikasikan pada Kamis, kenaikan pendapatan diikuti lonjakan beban pokok pendapatan menjadi Rp1,99 triliun, meningkat 50,76% dibandingkan Rp1,32 triliun pada semester I-2025.
Akibat kenaikan beban yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pendapatan, laba kotor perseroan turun 27,31% menjadi Rp233,69 miliar dari Rp321,50 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Perseroan juga mencatat rugi sebelum pajak sebesar Rp85,76 miliar, berbalik dari laba sebelum pajak sebesar Rp80,46 miliar pada semester I-2025.
Dari sisi neraca, total liabilitas turun menjadi Rp4,27 triliun per 30 Juni 2026, atau berkurang 7,97% dibandingkan posisi Rp4,64 triliun pada 31 Desember 2025. Sementara itu, total aset menyusut 6,79% menjadi Rp6,31 triliun dari Rp6,77 triliun pada akhir tahun lalu.


