back to top

BEI Bekukan Penuh Saham Multi Agro Gemilang (MAGP), Ini Penyebabnya

Emitentrust.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan menghentikan sementara perdagangan saham PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk (MAGP) di seluruh pasar mulai sesi I Periodic Call Auction pada Kamis (23/7/2026). Keputusan tersebut diambil karena belum terdapat perkembangan signifikan atas upaya perbaikan yang dilakukan Perseroan.

Dalam pengumumannya, BEI menyatakan kondisi tersebut mengindikasikan adanya ketidakpastian material yang dapat menimbulkan keraguan signifikan terhadap kemampuan Perseroan untuk mempertahankan kelangsungan usahanya (going concern).

Dengan keputusan terbaru ini, saham MAGP yang sebelumnya telah disuspensi di Pasar Reguler dan Pasar Tunai Periodic Call Auction, kini juga dihentikan sementara perdagangannya di Pasar Negosiasi. Dengan demikian, saham MAGP resmi disuspensi di seluruh pasar hingga ada pengumuman lebih lanjut dari Bursa.

Keputusan tersebut merupakan tindak lanjut atas surat BEI Nomor S-08659/BEI.PP1/07-2026 tertanggal 17 Juli 2026 mengenai permintaan penjelasan dan pengingat kewajiban kepada Perseroan. Bursa juga mengacu pada pengumuman suspensi yang telah diterbitkan sejak 18 Juli 2022.

BEI meminta seluruh pelaku pasar untuk terus mencermati setiap keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan sebagai dasar dalam mengambil keputusan investasi.

Saham (PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk (MAGP) saat ini berada di harga Rp 50 per lembar saham dan sahamnya telah disuspend (dihentikan sementara) oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak Juli 2022. Saham ini juga masuk dalam daftar pemantauan khusus dan berpotensi terkena delisting paksa.

Artikel Terkait

HATM Private Placement, Investor Asal Tiongkok Standby Buyer?

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1.51% ke level 6.430 pada sesi 1 perdagangan Kamis (23/7). Di tengah sentimen positif tersebut, saham PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM)

IHSG Terbang ke 6.430 di Sesi I, Saham Grup Bakrie Jadi Primadona

ndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan penguatannya pada perdagangan sesi pertama, Kamis (23/7/2026). IHSG ditutup menguat 95,67 poin atau 1,51% ke level 6.430,15, ditopang penguatan seluruh sektor di Bursa Efek Indonesia (BEI).

MGNA Sebut Dana Waran Seri II Rp343 Miliar Tak Tersisa

PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) melaporkan realisasi penggunaan dana hasil konversi Waran Seri II sebesar Rp343,29 miliar sesuai dengan rencana penggunaan dana yang telah disampaikan dalam prospektus.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru