back to top

Grup Bakrie (ENRG) Hari Ini Tawarkan Obligasi Rp250M Berbunga 8,95%

Emitentrust.com – PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) grup Bakrie resmi menawarkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap IV Tahun 2026 senilai Rp250 miliar pada Kamis (23/7/2026).

Penerbitan surat utang tersebut merupakan bagian dari program Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan I dengan target penghimpunan dana hingga Rp4 triliun.

Obligasi diterbitkan tanpa warkat dan ditawarkan pada harga 100% dari nilai pokok dengan kupon tetap 8,95% per tahun. Surat utang ini memiliki tenor 370 hari kalender sejak tanggal emisi.

Perseroan menetapkan pembayaran bunga dilakukan setiap tiga bulan, dengan pembayaran kupon pertama dijadwalkan pada 28 Oktober 2026. Sementara itu, pelunasan pokok obligasi akan dilakukan sekaligus (bullet payment) bersamaan dengan pembayaran bunga terakhir pada 8 Agustus 2027.

Seluruh dana hasil penerbitan obligasi, setelah dikurangi biaya emisi, akan disalurkan kepada tiga anak usaha Perseroan dalam bentuk pinjaman modal kerja.

Sebesar 52,69% dana akan dialokasikan kepada KEIL, sekitar 21,78% kepada EEES, dan sisanya 25,53% kepada ETE. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung kebutuhan operasional, antara lain biaya produksi, sewa fasilitas, pembelian bahan bakar, serta pembayaran kewajiban kepada pemasok hingga akhir 2026.

Dalam penerbitan ini, obligasi ENRG memperoleh peringkat idA+ (Single A Plus) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), yang mencerminkan kemampuan Perseroan memenuhi kewajiban finansial jangka panjang dengan prospek yang kuat.

Aksi korporasi ini dijamin secara full commitment oleh PT Mandiri Sekuritas, PT Sucor Sekuritas selaku manajer penjatahan, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Sementara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bertindak sebagai wali amanat.

Masa penawaran umum berlangsung pada 23 Juli 2026, dilanjutkan dengan penjatahan pada 24 Juli 2026. Distribusi obligasi secara elektronik dan pengembalian dana pemesanan dijadwalkan pada 28 Juli 2026, sedangkan pencatatan obligasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) direncanakan pada 29 Juli 2026.

Artikel Terkait

IHSG Ditutup Tergelincir Lagi, BBCA, ASII, AKRA Rontok di LQ45

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal mempertahankan penguatan setelah sepanjang perdagangan bergerak di zona hijau. Pada penutupan perdagangan Kamis (23/7/2026), IHSG berbalik arah dan ditutup melemah 19,16 poin atau 0,30% ke level 6.315,31

Bank Mandiri (BMRI) Cetak Laba Rp30,4T Naik 24,4 Persen di Semester I 2026

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp30,4 triliun pada semester I 2026, meningkat 24,4% secara tahunan (year on year/YoY). Pertumbuhan laba tersebut ditopang oleh peningkatan pendapatan

Pendapatan Naik, Laba BOLT Tumbuh 16% di Semester I-2026

PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) membukukan kinerja positif sepanjang semester I-2026. Perseroan berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp77,22 miliar, meningkat 16,03% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp66,55

Populer 7 Hari

Berita Terbaru