back to top

PTRO Sebut Perkuat Posisi melalui Investasi di Singaraja Putra (SINI)

Emitentrust.com – PT Petrosea Tbk (PTRO), perusahaan multidisiplin dengan rekam jejak selama lebih dari lima dekade dalam menyediakan layanan terpadu melalui lini bisnis Jasa Pertambangan, EPC, EPCI Migas Lepas Pantai, serta Jasa Logistik & Pendukung, dengan ini mengumumkan bahwa pada tanggal 23 Juli 2026 telah menyelesaikan partisipasi dalam pelaksanaan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) yang dilakukan oleh PT Singaraja Putra Tbk (IDX: SINI) melalui penyertaan modal sekitar Rp 1,19 triliun.

Sehingga, pada saat ini kepemilikan saham Petrosea pada SINI mencapai 19,88%. Sejalan dengan langkah strategis tersebut, Petrosea juga telah menyelesaikan divestasi berupa pengalihan kepemilikan sebesar 99,99% saham pada PT Kemilau Mulia Sakti (KMS) kepada SINI.

KMS merupakan entitas yang memiliki penyertaan saham pada PT Cristian Eka Pratama (CEP), yaitu perusahaan yang bergerak di bidang operasi penambangan batubara serta pemegang Izin Usaha Pertambangan – Operasi Produksi (IUP-OP), dengan area operasional yang berlokasi di Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur.

Dengan selesainya transaksi tersebut, CEP, yang sebelumnya merupakan bagian dari portofolio Petrosea, kini telah menjadi bagian dari SINI sebagai salah satu penggunaan dana hasil pelaksanaan HMETD. Kehadiran CEP melengkapi portofolio aset pertambangan SINI yang telah mencakup PT Persada Kapuas Prima (PKP), PT Pasir Bara Prima (PBP), PT Pesona Bara Cakrawala (PBC) dan PT Cakrawala Bara Persada (CBP) yang tersebar di Provinsi Kalimantan Tengah, di mana CEP, PBP, PBC dan CBP juga merupakan klien kontrak pertambangan Petrosea.

“Ke depan, kami meyakini bahwa industri pertambangan batubara tetap menjadi tulang punggung sumber energi yang terjangkau, serta mendukung ketahanan energi nasional,” ujar Michael, Presiden Direktur PT Petrosea Tbk (PTRO) dalam rilisnya Jumat (24/7).

Petrosea, sebagai perusahaan multidisiplin terkemuka dengan rekam jejak lebih dari lima dekade, menghadirkan layanan terpadu yang mencakup seluruh mata rantai dari hulu hingga hilir, mulai dari EPC, pertambangan, EPCI lepas pantai, hingga logistik untuk industri
pertambangan serta minyak & gas di di kawasan Asia Pasifik dan Oseania.

Seluruh target kinerja operasional dan keuangan Petrosea didukung oleh budaya Keselamatan, Kesehatan Kerja & Lingkungan (K3L) yang kuat melalui penerapan target zero accident, operational excellence dan continuous improvement, serta faktor pengelolaan risiko dan Good Corporate Governance (GCG) sebagai tulang punggung perusahaan yang berkesinambungan.

Artikel Terkait

Emiten Raffi Ahmad (RANS) Sebut Siapkan Laporan Keuangan Interim Semester I 2026

PT RANS Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) menyampaikan rencana untuk melakukan penelaahan terbatas (limited review) atas laporan keuangan interim Perseroan yang berakhir pada 30 Juni 2026.

Fortune (FORU) Kantongi Restu Rights Issue Jumbo Rp27,1T

PT Fortune Indonesia Tbk (BEI: FORU) resmi mengawali transformasi bisnisnya setelah para pemegang saham menyetujui seluruh agenda dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 22 Juli 2026.

PTBA Catat Penjualan Batu Bara Capai 21,1 Juta Ton di Semester I – 2026

PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), anggota Holding BUMN Pertambangan MIND ID, mencatatkan kinerja operasional yang positif sepanjang Semester I 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru