Emitentrust.com – PT Astra Graphia Tbk (ASGR) membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp138,45 miliar pada semester I-2026, meningkat 30,37% dibandingkan Rp106,20 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Sejalan dengan itu, pendapatan bersih Perseroan naik 1,96% menjadi Rp1,56 triliun dari Rp1,53 triliun pada semester I-2025.
Perseroan juga mencatatkan laba sebelum pajak sebesar Rp173,68 miliar, tumbuh 24,33% dari Rp139,69 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Setelah memperhitungkan beban pajak penghasilan sebesar Rp35,23 miliar, laba periode berjalan mencapai Rp138,45 miliar.
Selain itu, total laba komprehensif meningkat menjadi Rp138,46 miliar, naik 31,56% dibandingkan Rp105,24 miliar pada semester I-2025. Kinerja positif tersebut turut mendorong laba per saham dasar dan dilusian naik menjadi Rp102,65 per saham, dari Rp78,73 per saham pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Dari sisi neraca, hingga 30 Juni 2026 total aset Perseroan tercatat Rp2,93 triliun, turun dari Rp3,12 triliun pada akhir 2025. Kas dan setara kas berada di level Rp1,68 triliun, dibandingkan Rp1,85 triliun pada 31 Desember 2025. Sementara itu, total liabilitas turun menjadi Rp982,28 miliar dari Rp1,03 triliun, sedangkan total ekuitas tercatat Rp1,95 triliun dari Rp2,09 triliun pada akhir tahun lalu.
Pada semester pertama 2026, arus kas bersih dari aktivitas operasi melonjak menjadi Rp129,03 miliar, dibandingkan Rp10,55 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Adapun arus kas investasi tercatat negatif Rp3,61 miliar, sementara arus kas pendanaan mencapai Rp297,87 miliar, terutama dipengaruhi oleh pembayaran dividen final sebesar Rp284,59 miliar.


