Emitentrust.com – PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp22,31 miliar pada semester I-2026, turun 69,76% dibandingkan Rp73,77 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Penjualan perseroan juga melemah 31,20% menjadi Rp2,38 triliun dari Rp3,45 triliun pada semester I-2025.
Berdasarkan laporan keuangan BEEF disebutkan, beban pokok penjualan turun 32,51% menjadi Rp2,19 triliun dari Rp3,24 triliun. Namun, penurunan tersebut belum mampu mengimbangi pelemahan penjualan sehingga laba kotor ikut turun 11,11% menjadi Rp188,57 miliar dibandingkan Rp212,14 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Kinerja operasional juga mengalami tekanan. Perseroan membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp25,44 miliar, merosot 72,95% dari Rp94,04 miliar pada semester I-2025. Penurunan tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya beban penjualan sebesar 77,70% menjadi Rp52,98 miliar serta beban lain-lain yang melonjak 117,84% menjadi Rp57,39 miliar, meskipun beban umum dan administrasi berhasil ditekan 14,81%.
Dari sisi posisi keuangan, total aset per 30 Juni 2026 tercatat sebesar Rp2,16 triliun, turun 8,52% dibandingkan Rp2,36 triliun pada akhir 2025. Total liabilitas juga menurun 9,18% menjadi Rp1,79 triliun dari Rp1,97 triliun, sedangkan total ekuitas turun 5,22% menjadi Rp370,68 miliar dari Rp391,07 miliar.
Pada periode berjalan, perseroan juga melakukan pembelian kembali (buyback) saham senilai Rp42,63 miliar, sehingga saham treasuri tercatat sebesar Rp12,57 miliar pada akhir Juni 2026. Sementara itu, kas dan bank meningkat tipis menjadi Rp19,22 miliar dari Rp18,54 miliar pada awal tahun, didukung arus kas operasi yang positif sebesar Rp303,96 miliar.


