back to top

CBDK Ungkap Amankan Marketing Sales 41 Persen

Emitentrust.com – PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) membukukan marketing sales sebesar Rp231 miliar sepanjang semester pertama 2026. Realisasi tersebut setara 41% dari target marketing sales Perseroan untuk sepanjang tahun 2026, yang didorong oleh penjualan kaveling tanah komersial di kawasan Central Business District (CBD) PIK2.

Perseroan menyebut, pencapaian tersebut ditopang strategi monetisasi kawasan CBD PIK2 melalui penjualan lahan komersial, yang masih menjadi kontributor utama. Selain itu, penjualan produk komersial dan residensial juga memberikan kontribusi positif seiring berkembangnya ekosistem kawasan PIK2.

Beberapa proyek yang berkontribusi terhadap marketing sales antara lain Bizpark PIK2, Rukan Asia Afrika, Rumah Milenial, serta penjualan kaveling tanah komersial di kawasan CBD PIK2.

Menurut Perseroan, capaian tersebut mencerminkan kepercayaan pasar terhadap prospek PIK2 sebagai kawasan terpadu yang terus berkembang dan menjadi destinasi bagi masyarakat, pelaku usaha, maupun investor.

Di tengah kondisi pasar properti yang masih dibayangi sikap “wait and see” dari konsumen dan investor akibat ketidakpastian ekonomi serta tingginya suku bunga, CBDK menilai permintaan terhadap produk di kawasan PIK2 tetap terjaga.

Hal tersebut didukung oleh semakin berkembangnya kawasan PIK2, peningkatan aksesibilitas, mobilitas pengunjung yang terus meningkat, serta aktivitas ekonomi yang semakin aktif sehingga menjaga daya tarik kawasan bagi konsumen maupun pelaku usaha.

Perseroan juga menyoroti perkembangan CBD PIK2 yang terus menunjukkan kemajuan melalui pembangunan berbagai proyek strategis oleh pihak ketiga. Di antaranya adalah gedung Bank Mandiri yang telah memasuki tahap akhir pembangunan serta pembangunan gedung BNI yang juga terus berjalan.

Masuknya berbagai institusi dan pelaku usaha tersebut diyakini akan memperkuat posisi CBD PIK2 sebagai pusat aktivitas bisnis dan komersial baru di wilayah Tangerang.

Memasuki semester kedua 2026, CBDK tetap optimistis terhadap prospek bisnisnya. Salah satu pendorong utama adalah semakin berkembangnya operasional Nusantara International Convention and Exhibition (NICE) yang diharapkan mampu meningkatkan aktivitas sektor Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions (MICE).

Sejak mulai beroperasi pada Agustus 2025, NICE telah menjadi tuan rumah 55 event berskala nasional maupun internasional, termasuk Livin’ Fest 2025 dan Java Jazz Festival 2026. Berbagai kegiatan tersebut dinilai berhasil meningkatkan jumlah pengunjung sekaligus memperluas eksposur kawasan PIK2.

Selain itu, peningkatan konektivitas melalui Jalan Tol KATARAJA juga diyakini akan semakin memperkuat akses menuju kawasan PIK2 karena menghubungkan area tersebut dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta serta wilayah Jabodetabek.

Dengan dukungan bank tanah seluas 676 hektare, pengembangan kawasan terpadu yang terus berlanjut, serta kontribusi aset pendapatan berulang (recurring income) yang terus berkembang, CBDK optimistis mampu menjaga pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.

Presiden Direktur CBDK, Steven Kusumo, mengatakan pencapaian marketing sales hingga semester pertama menunjukkan ketahanan kinerja Perseroan di tengah kondisi pasar yang masih penuh tantangan.

“Di tengah dinamika pasar yang masih menantang, kinerja marketing sales Perseroan tetap berada dalam jalur yang sesuai dengan ekspektasi. Permintaan terhadap produk dan proyek yang kami kembangkan di kawasan PIK2 menunjukkan ketahanan, didukung oleh perkembangan kawasan yang terus berjalan serta ekosistem bisnis yang semakin lengkap,” ujar Steven Kusumo.

Artikel Terkait

Emiten Grup Salim Tangguh! Penjualan INDF dan ICBP Kompak Tumbuh di Tengah Tekanan Rupiah

Dua emiten Grup Salim, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), mencatatkan pertumbuhan kinerja operasional yang solid sepanjang Semester I 2026.

Pyridam Farma (PYFA) Bukukan Pendapatan Naik 16,8%, Rugi Susut 99,4% di Semester I-2026

PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) mencatatkan perbaikan kinerja operasional yang signifikan sepanjang Semester I 2026. Melansir dari keterbukaan informasi, Perseroan membukukan pendapatan neto sebesar Rp1.617,52 miliar (Rp1,62 triliun),

IHSG Akhiri Juli Nanjak ke Level 6.236, Reli Sepekan Capai 3,44%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona hijau pada perdagangan akhir pekan, Jumat (31/7/2026). IHSG menguat 0,80% ke level 6.236,12, sekaligus menutup perdagangan sepanjang Juli 2026 dengan kinerja positif.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru