back to top

Esa Medika Mandiri (EMMI) Masih Rugi di Semester I, Meski Penjualan Melejit 324%

EmitenTrust.com – PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) berhasil memperbaiki kinerja keuangannya sepanjang semester I-2026 dengan memangkas rugi bersih secara signifikan. Perseroan membukukan rugi bersih tahun berjalan sebesar Rp32,66 miliar, membaik 32,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp48,17 miliar.

Perbaikan kinerja tersebut ditopang oleh lonjakan penjualan bersih yang mencapai Rp65,35 miliar, atau meningkat sekitar 324,5% dibandingkan semester I-2025 sebesar Rp15,40 miliar. Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, laba kotor Perseroan juga meningkat tajam menjadi Rp26,15 miliar, naik 256,2% dari Rp7,34 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Berdasarkan laporana keuangan yang diterbitkan Jumat (31/7) disebutkan EMMI masih mencatat rugi usaha sebesar Rp19,14 miliar, namun angka tersebut telah membaik 38,4% dibandingkan rugi usaha semester I-2025 sebesar Rp31,04 miliar. Beban bunga juga berhasil ditekan menjadi Rp12,72 miliar, turun 24,8% dari Rp16,92 miliar pada tahun sebelumnya.

Dari sisi neraca, total aset Perseroan per 30 Juni 2026 tercatat sebesar Rp483,18 miliar, turun 14,4% dibandingkan posisi akhir tahun 2025 sebesar Rp564,44 miliar. Total liabilitas juga menurun 11,6% menjadi Rp370,83 miliar, dari sebelumnya Rp419,42 miliar.

Sementara itu, total ekuitas mencapai Rp112,36 miliar, atau turun 22,5% dibandingkan posisi per 31 Desember 2025 sebesar Rp145,01 miliar, seiring Perseroan yang masih membukukan rugi bersih selama periode berjalan.

Pada sisi likuiditas, saldo kas dan bank tercatat sebesar Rp10,93 miliar, turun 65,8% dibandingkan akhir tahun 2025 sebesar Rp31,93 miliar. Penurunan tersebut terjadi di tengah arus kas operasi yang masih negatif sebesar Rp52,15 miliar, meski membaik dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai minus Rp98,80 miliar, atau membaik sekitar 47,2%.

Perseroan juga mencatat arus kas pendanaan positif sebesar Rp33,52 miliar, terutama berasal dari pencairan setara kas yang sebelumnya dibatasi penggunaannya, sehingga membantu menopang kebutuhan likuiditas selama semester pertama tahun ini.

Seperti diketahui Saham PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) listing atau tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu 8 Juli 2026. EMMI melepas 522.857.000 saham baru atau 30% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO pada hargaI Rp 470 per saham.

Pada perdagangan hari ini Jumat (31/7) saham EMMI stagnan di level Rp418 atau turun 11,6 persen sejak IPO.

Artikel Terkait

KLBF Catat Penjualan Tumbuh 14%, Tapi Laba Drop 3% di Semester I

PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1,91 triliun hingga semester I 2026. Raihan tersebut turun sekitar 3,0% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,97 triliun.

Wibowo Capital Resmi Jadi Pengendali Baru MBSS, Akuisisi 82,5% Saham

PT Wibowo Group Capital resmi menjadi pengendali baru PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) setelah mengakuisisi 82,5% saham Perseroan dari pemegang saham mayoritas sebelumnya, PT Galley Adhika Arnawama.

ELSA Gelar Buyback Saham Rp100M Mulai 3 Agustus 2026

PT Elnusa Tbk (ELSA) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham dengan nilai maksimal Rp100 miliar. Aksi korporasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari kebijakan Perseroan

Populer 7 Hari

Berita Terbaru