back to top

Gudang Garam (GGRM) Cetak Lonjakan Laba 2.439% di Tengah Penurunan Penjualan Pada Semester I

EmitenTrust.com – PT Gudang Garam Tbk (GGRM) membukukan kinerja yang jauh lebih baik pada semester I-2026 dengan mencatat laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp2,97 triliun, melonjak sekitar 2.439% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp117,16 miliar.

Lonjakan laba tersebut diraih meski pendapatan Perseroan mengalami penurunan. Hingga 30 Juni 2026, GGRM mencatat pendapatan sebesar Rp41,17 triliun, turun 7,2% dibandingkan semester I-2025 yang mencapai Rp44,36 triliun.

Di tengah penurunan penjualan, profitabilitas Perseroan meningkat signifikan. Laba bruto tercatat sebesar Rp5,98 triliun, naik 58,2% dibandingkan Rp3,78 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Peningkatan kinerja juga tercermin pada laba usaha yang melonjak menjadi Rp3,90 triliun, atau naik sekitar 659% dari Rp513,71 miliar pada semester I-2025. Sementara itu, laba sebelum pajak mencapai Rp3,89 triliun, meningkat sekitar 1.222% dibandingkan Rp294,36 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari sisi neraca, total aset Perseroan per 30 Juni 2026 tercatat sebesar Rp77,78 triliun, meningkat 3,4% dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp75,25 triliun.

Total liabilitas juga mengalami kenaikan menjadi Rp13,77 triliun, atau tumbuh sekitar 8,6% dibandingkan posisi per 31 Desember 2025 yang sebesar Rp12,68 triliun.

Secara keseluruhan, kinerja Gudang Garam pada semester I-2026 menunjukkan perbaikan yang sangat signifikan. Meskipun pendapatan mengalami kontraksi, peningkatan margin laba dan efisiensi operasional berhasil mendorong lonjakan laba bersih hingga lebih dari 25 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Artikel Terkait

BEI Layangkan Surat ke Era Media Sejahtera (DOOH), Terkait Ini

PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) akhirnya buka suara setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta penjelasan terkait lonjakan harga dan aktivitas perdagangan saham perseroan yang terjadi pada akhir Juli 2026.

KLBF Catat Penjualan Tumbuh 14%, Tapi Laba Drop 3% di Semester I

PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1,91 triliun hingga semester I 2026. Raihan tersebut turun sekitar 3,0% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,97 triliun.

Wibowo Capital Resmi Jadi Pengendali Baru MBSS, Akuisisi 82,5% Saham

PT Wibowo Group Capital resmi menjadi pengendali baru PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) setelah mengakuisisi 82,5% saham Perseroan dari pemegang saham mayoritas sebelumnya, PT Galley Adhika Arnawama.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru