back to top

Pengendali Berganti! 5 Pentolan Mitrabahtera Segara Sejati (MBSS) Kompak Mundur

Emitentrust.com – PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk. (MBSS) mengumumkan pengunduran diri secara bersamaan sejumlah anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan. Total terdapat lima pejabat yang mengajukan pengunduran diri, termasuk Direktur Utama dan Komisaris Utama.

Dalam pengumuman Selasa (11/8) manajemen MBSS menyampaikan telah menerima surat pengunduran diri yang masing-masing tertanggal 23 Juli 2026 pada 10 Agustus 2026. Pengunduran diri tersebut berasal dari:

Armand Setiawan Tanudjaja selaku Komisaris Utama;
Wisma Bharuna selaku Komisaris;
Kevin Evan Suandar selaku Komisaris Independen;
Zhang Hao selaku Direktur Utama; dan
Susan Faustine selaku Direktur.

Manajemen menjelaskan bahwa seluruh pengunduran diri tersebut belum berlaku efektif dan masih menunggu persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 17 September 2026.

Perseroan menegaskan perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris tersebut tidak akan mengganggu kegiatan operasional perusahaan. MBSS memastikan proses bisnis tetap berjalan normal sembari menunggu keputusan pemegang saham dalam RUPSLB.

“Dampak kejadian ini tidak merugikan kegiatan operasional, kondisi hukum, keuangan maupun kelangsungan usaha Perseroan,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi.

Seperti diketahui PT Wibowo Group Capital resmi menjadi pengendali baru PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) setelah mengakuisisi 82,5% saham Perseroan dari pemegang saham mayoritas sebelumnya, PT Galley Adhika Arnawama.

Manajemen MBSS pada Jumat (31/7/2026) mengungkapkan bahwa kedua pihak telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham (PJBS) pada 31 Juli 2026. Pada tanggal yang sama, transaksi pengalihan saham juga telah diselesaikan.

Dalam transaksi tersebut, PT Galley Adhika Arnawama melepas sebanyak 1.443.766.800 saham MBSS atau setara dengan 82,5% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan kepada PT Wibowo Group Capital.

Proses pengalihan kepemilikan dilakukan melalui mekanisme crossing di Pasar Negosiasi Bursa Efek Indonesia.

Manajemen MBSS menjelaskan keterbukaan informasi ini merupakan tindak lanjut atas pengumuman sebelumnya yang disampaikan Perseroan pada 21 Juli 2026 terkait rencana pengambilalihan.

Perseroan juga menegaskan transaksi antara penjual dan pembeli tidak memiliki hubungan afiliasi serta tidak mengandung benturan kepentingan sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) mengenai transaksi afiliasi dan benturan kepentingan.

Dengan rampungnya transaksi tersebut, PT Galley Adhika Arnawama tidak lagi berstatus sebagai pemegang saham mayoritas MBSS, sementara PT Wibowo Group Capital resmi menjadi pengendali baru Perseroan.

Artikel Terkait

IHSG Ditutup Rontok 1,53%! DEWA, HRTA, MAPI Terjun di LQ45

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan dan mengakhiri perdagangan Selasa (11/8/2026) di zona merah. IHSG ditutup anjlok 97,49 poin atau 1,53% ke level 6.267,88, melanjutkan pelemahan setelah pada sesi pertama sebelumnya sudah terkoreksi 0,87%.

Sahamnya Melonjak Hingga Disuspensi, Manajemen TRUK Angkat Tangan

PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) akhirnya buka suara terkait pergerakan sahamnya yang mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Klarifikasi tersebut disampaikan setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham TRUK di seluruh pasar mulai sesi I

WINR Ungkap Tambah Saham Anak Usaha, Bidik Marketing Sales Rp880M

PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) menyampaikan memperkuat portofolio bisnis propertinya dengan meningkatkan kepemilikan saham pada entitas anak, PT Pemenang Yabes Properti yang kini telah berganti nama menjadi PT Pemenang Nusantara Jaya

Populer 7 Hari

Berita Terbaru