Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit dan bertahan di zona hijau hingga akhir perdagangan sesi pertama, Rabu (12/8/2026). IHSG menguat 62,47 poin atau 1,00% ke level 6.330,35, setelah sehari sebelumnya tertekan hingga 1,53%.
Sepanjang perdagangan sesi I, IHSG bergerak positif dengan level terendah 6.272 dan tertinggi 6.336. Penguatan indeks ditopang mayoritas sektor yang bergerak di zona hijau.
Sektor infrastruktur menjadi motor utama penguatan dengan lonjakan 4,01%, disusul sektor teknologi yang naik 2,05%, energi 1,98%, barang baku 1,33%, perindustrian 1,13%, barang konsumen non-primer 1,10%, serta properti dan real estate yang menguat 0,83%.
Aktivitas perdagangan cukup ramai dengan volume mencapai 19,43 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp7,91 triliun. Sebanyak 449 saham menguat, sementara 171 saham melemah dan 170 saham stagnan.
Dari jajaran saham yang menguat, DCII melonjak Rp11.000 menjadi Rp207.500 per saham. Kemudian SINI naik Rp500 ke level Rp7.200, sedangkan ISAT menguat Rp370 menjadi Rp2.520 per saham.
Sebaliknya, GGRM menjadi salah satu saham dengan penurunan nominal terbesar setelah terkoreksi Rp1.000 menjadi Rp19.675 per saham. AGAR turun Rp180 ke Rp1.030, sementara DNET melemah Rp1.755 menjadi Rp9.525 per saham.
Dari sisi frekuensi transaksi, CUAN menjadi saham paling aktif diperdagangkan dengan 60.636 kali transaksi senilai Rp505 miliar. Berikutnya MDIA sebanyak 48.911 kali senilai Rp227 miliar, serta IATA dengan 48.558 kali transaksi senilai Rp265 miliar.
Pada indeks LQ45, Indosat Tbk (ISAT) menjadi top gainer dengan lonjakan 17,21% ke Rp2.520 per saham. Disusul Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) yang naik 7,64% ke Rp775, serta XL SMART Telecom Sejahtera (EXCL) yang menguat 7,05% ke Rp2.580.
Sementara itu, Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) menjadi top loser LQ45 dengan penurunan 1,62% ke Rp1.515 per saham. Berikutnya Telkom Indonesia Tbk (TLKM) turun 1,15% ke Rp2.580, serta Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) melemah 0,99% ke Rp7.500.


