back to top

Laba NANO Melejit 492%, Pendapatan Tembus Rp218M di Semester I-2026

Emitentrust.com – PT Nanotech Indonesia Global Tbk (NANO) membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp2,54 miliar pada semester I 2026, melonjak 492,4% dibandingkan Rp428,88 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Kenaikan laba tersebut sejalan dengan pertumbuhan pendapatan yang sangat signifikan. Hingga 30 Juni 2026, NANO mencatatkan pendapatan Rp218,15 miliar, meroket 316,3% dibandingkan Rp52,4 miliar pada semester I 2025.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan yang disampaikan Kamis (13/8), pertumbuhan pendapatan tersebut juga diikuti peningkatan beban pokok pendapatan. Beban pokok pendapatan tercatat Rp211,57 miliar, naik sekitar 415,4% dari Rp41,04 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Lonjakan beban tersebut membuat laba bruto NANO justru tertekan. Laba bruto turun menjadi Rp6,57 miliar, dibandingkan Rp11,45 miliar pada semester I 2025 atau merosot sekitar 42,6%.

Meski demikian, laba sebelum beban pajak berhasil meningkat menjadi Rp3,02 miliar, dari sebelumnya Rp1,11 miliar. Artinya, pos tersebut tumbuh sekitar 172,1% secara tahunan.

Dari sisi neraca, total aset NANO per 30 Juni 2026 mencapai Rp213,55 miliar, meningkat sekitar 2,3% dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp208,81 miliar.

Sementara itu, total liabilitas tercatat Rp39,56 miliar, naik sekitar 7,7% dari Rp36,74 miliar pada 31 Desember 2025.

Saham NANO yang bertengger di FCA pada perdagangan hari ini naik 3,33persen ke level Rp31.

Artikel Terkait

Direktur INPS Buang 35,2 Juta Saham Harga Diskon

Direktur PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS), Jerry Erfansyah, mengurangi kepemilikan sahamnya di perseroan sebanyak 35,2 juta saham.

MSCI Coret GOTO, CPIN Turun Kelas, Mirae Ungkap Potensi Outflow Hingga Rp1T

Hasil MSCI August 2026 Index Review dinilai memberikan tekanan bagi pasar saham Indonesia. PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia memperkirakan perubahan indeks tersebut dapat memicu arus dana keluar hingga Rp1 triliun,

GOTO Angkat Bicara soal Didepak MSCI, Sebut Bukan karena Kinerja

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) buka suara setelah MSCI mengeluarkan saham perseroan dari indeks sahamnya dalam tinjauan indeks Agustus 2026. GoTo menegaskan keputusan tersebut berkaitan dengan aspek teknis

Populer 7 Hari

Berita Terbaru