back to top

Adhi Commuter (ADCP) Bayar Bunga Obligasi 2023 Rp10,2M, Ini Rinciannya

Emitentrust.com – PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) telah merealisasikan pembayaran bunga Obligasi III Tahun 2023 Seri A dan Seri B dengan total nilai mencapai Rp10,2 miliar pada 17 Juni 2026.

Direktur Utama ADCP, Achmad Wachid Abdullah, dalam keterbukaan informasi Kamis (18/6), menjelaskan bahwa pembayaran bunga untuk Obligasi III Tahun 2023 Seri A sebesar Rp306,1 juta, sedangkan Seri B mencapai Rp9,9 miliar. Dana pembayaran bunga tersebut bersumber dari Credit Guarantee and Investment Facility (CGIF) selaku penjamin Obligasi III ADCP Tahun 2023.

Dengan demikian, total pembayaran bunga yang telah direalisasikan Perseroan mencapai sekitar Rp10,21 miliar. Langkah ini menegaskan komitmen ADCP dalam memenuhi kewajiban kepada para pemegang obligasi sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Sebagai informasi, Obligasi III ADCP Tahun 2023 memiliki nilai pokok Seri A sebesar Rp15,7 miliar dengan kupon 7,80% per tahun dan akan jatuh tempo pada 8 Desember 2026. Sementara itu, Seri B memiliki nilai pokok sebesar Rp484,2 miliar dengan tingkat bunga 8,25% per tahun dan akan jatuh tempo pada 8 Desember 2028.

Artikel Terkait

MTEL Cetak Kinerja Moncer di Semester I-2026, Ini Mesin Pertumbuhannya

PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel/IDX: MTEL) membukukan laba bersih sebesar Rp1,11 triliun pada semester I 2026, meningkat 1,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sejalan dengan itu, pendapatan perseroan naik 2,1% secara

HATM Tancap Gas! Laba Terbang 667% di Kuartal II 2026

Saham PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) dibuka pada level Rp530 pada perdagangan Senin (3/8/2026). Pergerakan saham emiten pelayaran tersebut terjadi di tengah meningkatnya perhatian pelaku pasar terhadap kinerja fundamental perseroan yang mencatat lonjakan laba pada kuartal II 2026.

Emiten Hapsoro (BUVA) Gelar Rights Issue Rp1,54T, Pemilik Saham Bakal Terdilusi 20%

Emiten perhotelan PT Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA) emiten milik hapsoro berencana menggelar Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (PMHMETD II) atau rights issue dengan target dana mencapai Rp1,54 triliun.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru