back to top

ELIT Nihil Dividen, Restui ESOP dan MSOP

Emitentrust.com – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (ELIT) memutuskan untuk tidak membagikan dividen dari laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp33,72 miliar. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 17 Juni 2026, seluruh laba bersih tersebut dialokasikan sebagai cadangan wajib Perseroan.

Berdasarkan risalah RUPS, rapat yang dihadiri pemegang saham mewakili 72,33% saham dengan hak suara sah itu menyetujui penggunaan laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp33.715.780.041 untuk cadangan wajib sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Selain menyetujui laporan tahunan dan laporan keuangan tahun buku 2025 yang telah diaudit Kantor Akuntan Publik Anwar dan Rekan, pemegang saham juga memberikan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan selama tahun buku 2025.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), pemegang saham menyetujui penggunaan saham hasil pembelian kembali (buyback) untuk pelaksanaan Program Kepemilikan Saham oleh Karyawan dan/atau Manajemen atau Employee Stock Ownership Program (ESOP) dan Management Stock Option Program (MSOP).

Sementara itu, agenda perubahan susunan pengurus Perseroan yang sebelumnya direncanakan dalam RUPS ditarik dari mata acara rapat berdasarkan surat Perseroan tertanggal 15 Juni 2026, sehingga tidak dibahas maupun diputuskan dalam rapat. Dengan demikian, susunan Direksi dan Dewan Komisaris ELIT tetap tidak berubah.

Pada perdagangan hari ini Kamis (18/6) saham ELIT stganan ke level Rp182.

Artikel Terkait

MTEL Cetak Kinerja Moncer di Semester I-2026, Ini Mesin Pertumbuhannya

PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel/IDX: MTEL) membukukan laba bersih sebesar Rp1,11 triliun pada semester I 2026, meningkat 1,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sejalan dengan itu, pendapatan perseroan naik 2,1% secara

HATM Tancap Gas! Laba Terbang 667% di Kuartal II 2026

Saham PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) dibuka pada level Rp530 pada perdagangan Senin (3/8/2026). Pergerakan saham emiten pelayaran tersebut terjadi di tengah meningkatnya perhatian pelaku pasar terhadap kinerja fundamental perseroan yang mencatat lonjakan laba pada kuartal II 2026.

Emiten Hapsoro (BUVA) Gelar Rights Issue Rp1,54T, Pemilik Saham Bakal Terdilusi 20%

Emiten perhotelan PT Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA) emiten milik hapsoro berencana menggelar Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (PMHMETD II) atau rights issue dengan target dana mencapai Rp1,54 triliun.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru