back to top

Aksi Pengendali ARKO, Lepas Saham Rp158M Berujung Suspensi

Emitentrust.com- PT Arkora Bakti Indonesia selaku pemegang saham pengendali PT Arkora Hydro Tbk. (ARKO) melakukan aksi divestasi saham dalam jumlah signifikan pada 9 Januari 2026.

Manajemen ARKO dalam keterangannya yang dikutip Selasa (13/1) mengungkapkan bahwa PT Arkora Bakti Indonesia menjual saham ARKO sebanyak 55.500.000 lembar saham serta 32.354.850 lembar saham dengan harga transaksi Rp1.800 per lembar saham.

Dengan demikian, total saham yang dilepas mencapai 87.854.850 lembar saham. Berdasarkan harga transaksi tersebut, nilai divestasi diperkirakan mencapai sekitar Rp158,14 miliar.

Manajemen menyampaikan bahwa transaksi tersebut dilakukan untuk tujuan divestasi, dengan status kepemilikan saham langsung.

“Tujuan dari transaksi ini adalah untuk divestasi dengan kepemilikan saham langsung,” tulis manajemen dalam keterangannya.

Pasca transaksi, kepemilikan saham PT Arkora Bakti Indonesia di ARKO menyusut menjadi sekitar 1,13 miliar lembar saham atau setara 38,89%, dari sebelumnya sekitar 1,22 miliar lembar saham atau setara 41,89%.

Perlu diketahui saham ARKO dalam suspensi sejak 7 Januari 2026 lantaran terjadi lonjakan harga. Dalam sepekan terakhir naik 14 persen dari harga Rp9.425 pada 7 Januari 2026. Dalam sebulan naik 131 persen dari harga Rp4.640 pada 15 Desember 2025. Dalam enam bulan terbang 1.227 persen dari harga Rp810 pada 14 Juli 2025.

Artikel Terkait

Grup Bakrie (ENRG) Raup Pendapatan dan Laba Melonjak di Kuartal I – 2026

PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) emiten migas grup Bakrie membukukan laba bersih sebesar US$18,32 juta pada kuartal I-2026, meningkat 2,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya

IDEA Jadwalkan Pembagian Dividen Minimalis!

PT Idea Indonesia Akademi Tbk (IDEA) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp531,22 juta kepada para pemegang saham untuk tahun buku 2025.

PIPA Lapor Free Float 50,07%, Sisanya Dipegang Pengendali Utama

PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) melaporkan struktur kepemilikan saham perseroan per akhir Mei 2026 dengan porsi saham free float tetap terjaga di level 50,07% atau setara 1,715 miliar saham

Populer 7 Hari

Berita Terbaru