back to top

Aksi Profit Taking? Dana Pensiun Bank Jateng Jual Saham YOII Senilai Rp5,9 Miliar

EmTrust – Dana Pensiun Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Dapen BPD Jateng) dilaporkan telah mengurangi porsi kepemilikan sahamnya di emiten perasuransian, PT Asuransi Digital Bersama Tbk (YOII). Dalam laporan keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), lembaga pengelola dana pensiun tersebut melepas puluhan juta lembar saham dengan tujuan investasi.

Berdasarkan laporan tertulis tertanggal 23 Januari 2026, Dapen BPD Jateng melakukan penjualan sebanyak 42.100.000 unit saham. Transaksi tersebut dilakukan pada tanggal 22 Januari 2026 dengan harga pelaksanaan sebesar Rp141,00 per lembar saham. Jika dikalkulasikan, nilai total transaksi penjualan saham ini mencapai sekitar Rp5,93 miliar.

Sebelum transaksi ini dilakukan, Dapen BPD Jateng menggenggam sebanyak 290.468.700 unit saham atau setara dengan 8,4784% dari total hak suara. Pasca aksi pelepasan saham tersebut, jumlah kepemilikan menyusut menjadi 248.368.700 unit saham atau kini mewakili 7,2496% hak suara di perusahaan pengelola asuransi digital tersebut.

Pihak pelapor menegaskan bahwa status kepemilikan saham dalam transaksi ini bersifat langsung. Selain itu, ditegaskan pula bahwa Dana Pensiun BPD Jateng bukan merupakan pemegang saham pengendali di PT Asuransi Digital Bersama Tbk dan tidak memiliki rencana untuk mempertahankan pengendalian atas perusahaan tersebut.

Artikel Terkait

BRI Setujui Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BBRI menyepakati pembagian dividen tunai dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun 2026 yang digelar pada Jumat (10/4/2026)

IHSG Ditutup Terbang ke Level 7.458, Semua Sektor Hijau

Indeks Harga Saham Gabungan menutup perdagangan akhir pekan dengan performa impresif. Pada Jumat (10/4/2026), IHSG melonjak 150,90 poin atau 2,07% ke level 7.458,49,

Wong Kevin Diam-diam Borong 13,7 Juta Saham BULL, Ada Apa?

Emiten pelayaran migas PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) menyampaikan bahwa Wong Kevin selaku direktur tercatat menambah kepemilikan saham secara signifikan pada 8 April 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru