Emitentrust.com – ATLA di kuartal I 2026 membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp621,13 juta, merosot sekitar 40,8% dari Rp1,05 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Sejalan dengan itu, pendapatan ATLA juga turun 31,6% menjadi Rp16,44 miliar dari sebelumnya Rp24,05 miliar.
Penurunan ini terjadi meskipun beban pokok pendapatan berhasil ditekan menjadi Rp12,98 miliar dari Rp20,31 miliar. Namun, laba bruto tetap turun menjadi Rp3,45 miliar dari Rp3,73 miliar.
Dari sisi operasional, laba usaha tercatat sebesar Rp964,59 juta, menurun dari Rp1,08 miliar. Sementara itu, laba sebelum pajak juga turun menjadi Rp898,86 juta dibandingkan Rp1,05 miliar pada periode sebelumnya.
Di sisi neraca, total aset perseroan sedikit menyusut menjadi Rp176,11 miliar hingga akhir Maret 2026 dari Rp177,47 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Sementara ekuitas tercatat naik tipis menjadi Rp169,65 miliar dari Rp168,94 miliar.
Pada perdagangan hari ini saham ATLA naik 1,92 persen ke level Rp53.


