back to top

Pengendali COAL Beruntun Lepas Saham, Kantongi Rp77M

Emitentrust.com – Aksi besar dilakukan oleh pengendali Sujaka Lays terhadap saham PT Black Diamond Resources Tbk (COAL). Sujaka Lays tercatat telah melepas sebagian besar kepemilikannya sepanjang April hingga awal Mei 2026 dengan total nilai transaksi mencapai sekitar Rp77,45 miliar.

Berdasarkan laporan kepemilikan saham yang di laporkan pada Selasa (5/5) disebutkan bahwa transaksi tersebut dilakukan secara bertahap melalui serangkaian penjualan saham, baik langsung maupun tidak langsung, dengan kisaran harga Rp55 hingga Rp60 per saham.

Secara rinci, aksi divestasi yang dilakukan Sujaka sebagai berikut

Sebanyak 80 juta saham di harga Rp56, lalu 80 juta saham di harga Rp55, kemudian sebanyak 370 juta saham di harga Rp56, sebanyak 130 juta saham di harga Rp55, selanjutnya 130 juta saham di harga Rp55, lalu sebanyak 150 juta saham di harga Rp55 dan sebanyak 430 juta saham di harga Rp60

Total saham yang dilepas mencapai 1,37 miliar saham atau senilai Rp77,45 miliar.

Pasca transaksi, kepemilikan Sujaka Lays di COAL turun drastis dari sebelumnya 1,91 miliar saham (30,60%) menjadi hanya 542,78 juta saham (8,68%).

Seluruh aksi penjualan ini disebut dilakukan untuk pertimbangan pribadi, tanpa adanya indikasi aksi korporasi lanjutan seperti pengalihan kendali.

Menariknya, meskipun porsi kepemilikan anjlok signifikan, Sujaka masih dikategorikan sebagai pihak pengendali dan menyatakan tetap akan mempertahankan pengendalian di perseroan.

Pada perdagangan hari ini saham COAL naik 1,72 persen ke level Rp59.

Artikel Terkait

SAME Borong 90 Juta Saham JECX Harga Pasar

PT Nitrasanata Dharma Tbk. (JECX) menyampaikan bahwa PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) menambah investasi dengan melakukan serangkaian pembelian saham.

TOWR Eksekusi 25,52% Saham BACH, Kepemilikan Naik Jadi 51%

TOWR, PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), kepemilikannya, PT Bach Multi Global Tbk (BACH), anak usahanya, PT Global Telekomunikasi Prima (GTP).

BEI Umumkan 37 Saham Baru Masuk Daftar HSC, Total 51 Emiten

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Jeffrey Hendrik, menegaskan komitmen Bursa bersama Self-Regulatory Organization (SRO), yakni KPEI dan KSEI, untuk melanjutkan reformasi pasar modal Indonesia. Salah satu langkah terbaru adalah merevisi

Populer 7 Hari

Berita Terbaru