back to top

AVIA Endapkan Dana IPO Rp250M di 3 Bank

Emitentrust.com- PT Avia Avian Tbk (AVIA) melaporkan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) yang digelar sejak November 2021. Hingga laporan terbaru Januari 2026, sebagian dana IPO AVIA masih belum terserap dan masih “parkir” di perbankan.

Berdasarkan laporan penggunaan dana hasil penawaran umum, AVIA menghimpun dana IPO sebesar Rp5,766 triliun dengan realisasi bersih setelah dikurangi biaya emisi mencapai Rp5,646 triliun. Namun demikian, Perseroan mencatat sisa dana IPO yang belum digunakan masih mencapai Rp250,56 miliar.

Dana sisa tersebut ditempatkan di sejumlah bank pihak ketiga. Rinciannya antara lain Rp212,43 miliar ditempatkan di BCA dengan bunga 7% hingga 15 September 2030, sementara sisanya tersebar di Bank Mandiri, UOB, dan BCA dengan tingkat bunga 0%.

Adapun mayoritas dana IPO telah digunakan untuk modal kerja dan belanja modal, baik di tingkat induk maupun entitas anak. AVIA mengalokasikan sekitar 52,77% dana IPO atau Rp2,97 triliun untuk modal kerja Perseroan, disusul belanja modal Rp702,14 miliar.

Selain itu, dana IPO juga dimanfaatkan untuk pelunasan pokok utang bank, baik di PT Avia Avian Tbk maupun anak usaha PT Tirtakencana Tatawarna, dengan total pembayaran mencapai lebih dari Rp1,4 triliun.

Artikel Terkait

MDIY Bagi Dividen Rp443M! Investor Kebagian Rp17,62 per Saham, Ini Jadwalnya

PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp443,85 miliar kepada para pemegang saham untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut telah memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)

TRIN Tak Bahas Dividen, RUPST Setujui Rombak Direksi

PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) memperoleh persetujuan pemegang saham atas seluruh agenda dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 10 Juni 2026. Salah satu keputusan penting dalam rapat

Rugi KRYA Bengkak Jadi Rp84M, Meski Pendapatan Melonjak 247% di 2025

PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) mencatatkan lonjakan pendapatan sepanjang 2025. Emiten konstruksi ini membukukan pendapatan bersih sebesar Rp216,25 miliar

Populer 7 Hari

Berita Terbaru