back to top

BEI Buka Gembok Saham COAL di FCA

Emitentrust.com – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mencabut status penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Black Diamond Resources Tbk. (COAL). Dengan demikian, saham COAL kembali dapat diperdagangkan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai Sesi 1 Periodic Call Auction, Kamis (16/7/2026).

Dalam pengumuman resmi BEI, pencabutan suspensi dilakukan setelah PT Black Diamond Resources Tbk.(COAL) telah memenuhi seluruh kewajiban yang sebelumnya menjadi penyebab penghentian sementara perdagangan saham Perseroan. Selain itu, bursa juga menyatakan tidak terdapat kondisi lain yang menjadi alasan untuk mempertahankan suspensi.

Sebelumnya, saham COAL yang tercatat di Papan Pemantauan Khusus dikenakan suspensi sejak 30 Juni 2026 melalui Pengumuman Nomor Peng-S-00020/BEI.PLP/06-2026. Sanksi tersebut dijatuhkan akibat keterlambatan penyampaian Laporan Keuangan Auditan Tahunan per 31 Desember 2025.

Kepala Divisi Peraturan dan Layanan Perusahaan Tercatat BEI, Teuku Fahmi Ariandar, bersama Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan, Pande Made Kusuma Ari A., menyatakan bahwa seluruh kewajiban Perseroan telah dipenuhi sehingga suspensi resmi dicabut.

Meski perdagangan saham COAL telah kembali dibuka, BEI tetap mengimbau investor untuk terus mencermati setiap keterbukaan informasi yang disampaikan Perseroan sebagai dasar pengambilan keputusan investasi.

Pasca pembukaan susupensi saham COAL tidak tersentuh transaksi di harga Rp22.

Artikel Terkait

KKES Bantah Ada Fakta Material di Balik Lonjakan Saham

PT Kusuma Kemindo Sentosa Tbk. (KKES) menegaskan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat memengaruhi pergerakan harga saham maupun keputusan investasi investor.

Grup Sinarmas (SMMA) Tak Bagi Dividen, Laba 2025 Dialokasikan untuk Ekspansi

PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) memutuskan tidak membagikan dividen tunai kepada pemegang saham dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 15 Juli 2026.

Dana IPO CGAS Dipakai Bangun Stasiun LNG, Sisa Rp17,2M Simpan di Tiga Bank

PT Citra Nusantara Gemilang Tbk. (CGAS) melaporkan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) per 30 Juni 2026. Perseroan telah merealisasikan Rp156,02 miliar dari hasil bersih IPO, sehingga masih menyisakan Rp17,2 miliar yang ditempatkan di sejumlah bank.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru