Emitentrust.com – PT Global Mediacom Tbk (BMTR) resmi menawarkan Obligasi Berkelanjutan V Tahap II Tahun 2026 dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan V Tahap II Tahun 2026 dengan total nilai emisi mencapai Rp800 miliar. Penawaran umum dilakukan pada 2 Juni 2026, dengan penjatahan pada 3 Juni 2026 dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dijadwalkan pada 8 Juni 2026.
Dalam prospektus yang diterbitkan hari in Selasa (2/6) disebutkan, obligasi yang ditawarkan berjumlah Rp500 miliar dan terbagi ke dalam tiga seri. Seri A memiliki nilai pokok Rp366,53 miliar dengan kupon tetap 7,03% per tahun dan tenor tiga tahun. Seri B sebesar Rp70,47 miliar dengan kupon 7,32% dan tenor lima tahun. Sedangkan Seri C senilai Rp63 miliar menawarkan bunga tetap tertinggi sebesar 7,50% per tahun dengan jangka waktu tujuh tahun.
Selain obligasi, BMTR juga menerbitkan Sukuk Ijarah Berkelanjutan V Tahap II Tahun 2026 dengan total sisa imbalan ijarah Rp300 miliar. Seri A memiliki sisa imbalan ijarah Rp268,83 miliar dengan cicilan imbalan ijarah Rp18,90 miliar per tahun dan tenor tiga tahun. Seri B sebesar Rp31,06 miliar dengan cicilan imbalan ijarah Rp2,27 miliar per tahun selama lima tahun. Adapun Seri C memiliki sisa imbalan ijarah Rp115 juta dengan cicilan imbalan ijarah Rp8,62 juta per tahun dan tenor tujuh tahun.
Yang menarik, seluruh obligasi dan sukuk tersebut dijamin secara penuh, tanpa syarat, dan tidak dapat dibatalkan oleh Credit Guarantee and Investment Facility (CGIF), lembaga dana perwalian (trust fund) milik Asian Development Bank (ADB). Penjaminan tersebut membuat instrumen utang BMTR memperoleh peringkat tertinggi dari Pefindo, yakni idAAA(cg) untuk obligasi dan idAAA(sy)(cg) untuk sukuk ijarah.
Perseroan menargetkan penghimpunan dana hingga Rp1,75 triliun melalui Program Obligasi Berkelanjutan V dan Rp1,25 triliun melalui Program Sukuk Ijarah Berkelanjutan V. Sebelumnya pada Tahap I tahun 2025, BMTR telah menerbitkan obligasi sebesar Rp850 miliar dan sukuk ijarah sebesar Rp550 miliar.
Bunga obligasi dan cicilan imbalan ijarah akan dibayarkan setiap triwulan. Pembayaran pertama dijadwalkan pada 5 September 2026. Sementara jatuh tempo Seri A berlangsung pada 5 Juni 2029, Seri B pada 5 Juni 2031, dan Seri C pada 5 Juni 2033.
Dalam aksi korporasi ini, PT MNC Sekuritas, PT Bahana Sekuritas, PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia, serta PT Mandiri Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi.
Untuk sukuk ijarah, penjamin pelaksana emisi adalah PT MNC Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas. Sementara PT KB Valbury Sekuritas bertindak sebagai penjamin emisi, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk ditunjuk sebagai wali amanat.


