BEI Telisik Saham CASA, Transaksi Tiba-tiba Melonjak 57 Kali Lipat!

BEI Telisik Saham CASA, Transaksi Tiba-tiba Melonjak 57 Kali Lipat!
Logo usaha CASA
Bacakan Artikel

EmitenTrust.com - PT Capital Financial Indonesia Tbk (CASA) mengungkapkan terkait peningkatan aktivitas perdagangan sahamnya yang menjadi perhatian PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

BEI sebelumnya meminta penjelasan kepada CASA setelah terjadi lonjakan aktivitas transaksi sekaligus penurunan harga saham pada perdagangan 10 September 2026.

Dalam keterbukaan informasi kepada BEI, CASA menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang belum disampaikan kepada publik yang dapat memengaruhi harga saham maupun keputusan investasi pemodal.

Pada perdagangan 10 September 2026, volume transaksi saham CASA melonjak menjadi 561.600 saham, dengan frekuensi mencapai 48 transaksi. Angka tersebut meningkat tajam dibandingkan perdagangan sebelumnya yang hanya mencatat volume 9.800 saham dalam 29 kali transaksi.

Artinya, volume perdagangan saham CASA melonjak sekitar 5.630,61%, atau lebih dari 57 kali lipat dalam sehari.

Di tengah lonjakan aktivitas tersebut, harga saham CASA justru terkoreksi tipis. Saham perseroan ditutup pada level Rp1.800 per saham, turun Rp5 atau sekitar 0,28% dari penutupan sebelumnya di Rp1.805.

CASA menilai pergerakan saham tersebut juga terjadi dalam kondisi pasar yang sedang mengalami tekanan. Pada hari yang sama, IHSG terkoreksi 88,86 poin, sementara indeks sektoral Financials turun 12,53 poin.

Meski demikian, manajemen CASA menegaskan tidak mengetahui adanya aktivitas khusus dari pemegang saham tertentu yang berkaitan dengan pergerakan saham tersebut.

Perseroan juga memastikan tidak memiliki rencana aksi korporasi dalam waktu dekat, termasuk aksi yang berpotensi berdampak terhadap pencatatan saham CASA di BEI dalam tiga bulan mendatang.

Tak hanya itu, CASA menyatakan tidak terdapat informasi, fakta, maupun kejadian penting lainnya yang bersifat material dan belum diungkapkan kepada publik yang berpotensi memengaruhi harga saham ataupun kelangsungan usaha perseroan.

Sementara terkait pemegang saham utama, manajemen menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang diterima, belum terdapat rencana untuk mengubah kepemilikan sahamnya di CASA.

Dengan demikian, CASA menegaskan bahwa hingga saat ini tidak terdapat informasi material maupun rencana korporasi tertentu yang diketahui perseroan yang dapat menjadi pemicu pergerakan saham tersebut.

Pada perdagangan hari ini  Senin (14/9) saham CASA naik 0,25 persen ke level Rp2.000. Dalam enam bulan naik 49,2 persen dari harga Rp1.340 pada 16 Maret 2026.