back to top

BEI Telisik Transaksi Rp100 Miliar TRJA–MYOH

Emitentrust.com- PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta penjelasan PT Transkon Jaya Tbk (TRJA) terkait kelanjutan aksi korporasi berupa transaksi pinjam-meminjam dengan perusahaan afiliasi, PT Samindo Resources Tbk. (MYOH) yang telah diinisiasi sejak tahun 2024.

Sekretaris Perusahaan TRJA, Alexander J. Syauta dalam menanggapi surat BEI Rabu (18/2) menjelaskan bahwa perseroan memiliki kebutuhan dana total sebesar Rp100 miliar yang direncanakan cair secara bertahap. Pada tahun 2024, kedua belah pihak telah menandatangani Shareholder Loan Agreement (SHLA) dengan plafon maksimal senilai total dana tersebut.

“Perseroan melakukan transaksi pencairan dana kedua pada tahun 2026 senilai Rp25.000.000.000 (dua puluh lima miliar rupiah) karena adanya kebutuhan terkait keperluan operasional untuk pembayaran vendor penyediaan mobil,” ujar Alexander dalam keterangan tertulisnya.

Sebelumnya, TRJA telah melakukan pencairan tahap pertama pada 13 Mei 2024 sebesar Rp50 miliar. Pihak manajemen menegaskan bahwa keputusan untuk tidak menarik seluruh dana sekaligus pada tahun 2024 merupakan langkah strategis agar penggunaan dana tetap efektif dan efisien sesuai dengan kebutuhan riil operasional perusahaan di setiap periodenya. rikan kontribusi positif
terhadap kesejahteraan finansial masyarakat Indonesia.

Artikel Terkait

IHSG Akhir Pekan Cerah! Saham-Saham Big Caps Bersinar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 131,22 poin atau 2,28% ke 5.875,78 pada akhir perdagangan Jumat (3/7/2026).

BEI Cabut Status Saham Terkonsentrasi Tinggi LUCY

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mengumumkan bahwa PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) tidak lagi masuk dalam kategori Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi (High Shareholding Concentration/HSC).

WIKA Beton (WTON) Pasok Material Proyek Pelindo Rp153M

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) mengantongi proyek senilai Rp153 miliar untuk memasok beton pracetak dan ready mix pada pembangunan New Priok Eastern Access (NPEA) milik PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo).

Populer 7 Hari

Berita Terbaru