back to top

BIKE Beber Pengendali Baru, Sahamnya Terbang ARA

Emitentrust.com- PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk (BIKE) akhirnya buka suara terkait rencana pengambilalihan saham oleh PT Penajam Makmur Jaya, menyusul permintaan klarifikasi dari Bursa Efek Indonesia.

Direktur BIKE Winston Mulyadi, menjelaskan bahwa aksi akuisisi ini merupakan bagian dari strategi ekspansi dan penguatan bisnis Perseroan.

PMJ disebut akan membawa nilai tambah melalui peningkatan efisiensi operasional, penguatan struktur permodalan, serta optimalisasi kinerja jangka panjang.

“Pengambilalihan ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja keuangan dan nilai Perseroan, termasuk memberikan dampak positif terhadap harga saham,” tulis Winston Rabu (22/4).

Berdasarkan skema transaksi, PMJ akan mengambil alih seluruh saham milik pengendali lama, yakni Andrew Mulyadi, Henry Mulyadi, dan Stephen Mulyadi. Setelah transaksi rampung, struktur kepemilikan akan berubah drastis.

PMJ sebagai pengendali bari memilik 71,22% saham da masyarakat sebesar 28,78% . Sedangkan pengendali lama kepemilikannya habis atao nol persen. Dengan komposisi tersebut, PMJ resmi menjadi pengendali baru BIKE.

Sejalan dengan perubahan pengendali, PMJ juga akan melaksanakan Penawaran Tender Wajib (Mandatory Tender Offer/MTO). Harga pelaksanaan akan mengacu pada rata-rata harga perdagangan saham selama 90 hari, setelah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan.

Adapun mekanisme pembelian akan dilakukan melalui perusahaan sekuritas yang akan ditunjuk, sementara jadwal pelaksanaan masih menunggu restu regulator.

Manajemen menegaskan bahwa tidak terdapat hubungan afiliasi antara PMJ dan pengendali lama Perseroan. Selain itu, kegiatan operasional BIKE dipastikan tetap berjalan normal (business as usual) tanpa gangguan.

Di sisi lain, kebijakan dividen ke depan akan tetap bergantung pada kinerja keuangan Perseroan.

Meski belum merinci secara detail, PMJ mengisyaratkan akan melakukan perubahan pada bidang usaha dan susunan manajemen Perseroan ke depan. Namun demikian, BIKE menegaskan akan tetap berstatus sebagai perusahaan terbuka dan tidak memiliki rencana delisting.

Seluruh rencana strategis lanjutan, termasuk struktur pemegang saham, ultimate beneficial owner (UBO), serta arah bisnis ke depan, akan diungkap dalam RUPSLB mendatang.

Pada perdagangan hari ini saham BIKE terbang ARA atau naik 24,5 persen ke level Rp635 per lembar. Dalam sebulan terakhir BIKE terbang 60 persen dari harga Rp386.

Artikel Terkait

IHSG Terbang 4,82% dalam Setengah Hari

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan aksi rebound spektakuler pada sesi pertama perdagangan Selasa (9/6/2026). Setelah sehari sebelumnya. IHSG langsung melesat 4,82% atau 257,60 poin ke level 5.599,74 hingga penutupan sesi

TBIG Putuskan Dividen Rp1,06T! 75% Laba 2025, Ini Jadwalnya

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) memutuskan membagikan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp1,0599 triliun atau sekitar 74% dari laba bersih Perseroan sepanjang tahun 2025.

Dua Direktur SCCO Kompak Resign, Ada Apa?

PT Supreme Cable Manufacturing & Commerce Tbk (SCCO) mengumumkan pengunduran diri dua anggota Direksinya, yakni Sani Iskandar Darmawan dan Teddy Rustiadi.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru