back to top

CAS Group (CASS) Tambah Investasi di Bandara Flores Guna Dukung Operasional

EmTrust – Emiten jasa transportasi, PT Cahaya Aero Services Tbk (Perseroan), resmi mengumumkan penambahan penyertaan modal ke dalam anak usahanya, PT Cinta Airport Flores (PT CAF). Transaksi afiliasi ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung kelancaran operasional anak perusahaan tersebut.

Dalam keterbukaan informasi yang dirilis pada 22 Desember 2025, manajemen Perseroan mengungkapkan nilai total suntikan modal tersebut mencapai Rp1,6 miliar. Transaksi ini dilakukan melalui pengeluaran 1.600 lembar saham baru oleh PT CAF dengan nilai nominal Rp1.000.000 per saham.

Meskipun terdapat penambahan modal, komposisi kepemilikan saham dalam PT CAF tidak mengalami perubahan persentase. Perseroan tetap memegang kendali mayoritas sebesar 80 persen dari seluruh modal ditempatkan dan disetor. Adapun sisa kepemilikan saham PT CAF dipegang oleh Changi Airport Mena Pte., Ltd. sebesar 15 persen dan Changi Airport International Pte., Ltd. sebesar 5 persen.

“Transaksi penyertaan modal ini dilakukan dalam rangka memperkuat struktur permodalan serta mendukung kegiatan operasional PT CAF,” jelas Corporate Secretary Perseroan, Purnama Wirya, dalam laporan tertulisnya.

Artikel Terkait

IHSG Tutup Akhir Pekan Bergairah! KLBF dan TLKM Pimpin LQ45

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (17/7/2026), di zona hijau. IHSG menguat 67,32 poin atau 1,10% ke level 6.175,53, didorong penguatan mayoritas sektor serta aksi beli pada sejumlah saham berkapitalisasi besar.

MSCI Ubah Aturan Saham Extreme Price Increase, Berlaku Mulai Review Agustus 2026

Penyedia indeks global MSCI Inc. mengumumkan perubahan metodologi penyaringan saham yang mengalami Extreme Price Increase (EPI).

KREN Kantongi Restu Buyback Saham Rp50M

PT Quantum Clovera Investama Tbk. (KREN) memperoleh persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan pembelian kembali (buyback) saham dengan nilai maksimal Rp50 miliar.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru