back to top

TAPG Tingkatkan Akses Pendanaan, Plafon Kredit Naik ke Rp300 Miliar

EmTrust – PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) mengumumkan penambahan plafon kredit modal kerja yang diperoleh melalui anak usahanya, PT Agro Multi Persada, dari PT Bank CIMB Niaga Tbk. Penambahan fasilitas kredit tersebut membuat total plafon kredit modal kerja perseroan meningkat menjadi Rp300 miliar.

Informasi tersebut disampaikan TAPG dalam laporan keterbukaan informasi kepada publik pada 22 Desember 2025. Adapun tanggal kejadian atas penambahan plafon kredit modal kerja tersebut tercatat pada 19 Desember 2025.

Manajemen menjelaskan bahwa fasilitas kredit modal kerja tersebut diperuntukkan bagi PT Agro Multi Persada beserta anak perusahaannya. Penambahan plafon kredit ini diharapkan dapat mendukung kebutuhan pendanaan operasional, khususnya dalam kegiatan usaha perkebunan kelapa sawit dan industri pengolahan kelapa sawit yang dijalankan grup usaha TAPG.

Dalam keterangannya, perseroan menegaskan bahwa penambahan fasilitas kredit tersebut tidak menimbulkan dampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan. Dengan demikian, transaksi tersebut dinilai sebagai langkah pendanaan rutin untuk menjaga kelancaran operasional perusahaan.

TAPG merupakan emiten yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit dan industri pengolahan kelapa sawit. Perseroan secara konsisten memanfaatkan fasilitas perbankan untuk mendukung kebutuhan modal kerja, seiring dengan pengelolaan operasional dan ekspansi usaha yang berkelanjutan.

Artikel Terkait

TRIN Raup Rp1,57M, Lepas 2,6 Juta Saham Treasuri di Pasar

PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) melaporkan pelaksanaan pengalihan kembali saham hasil pembelian kembali (buyback) yang dilakukan pada 25 Mei 2026.

MTLA Jadwalkan Pembayaran Dividen Rp74,25M

Berdasarkan keterbukaan informasi Perseroan, total dividen yang dibagikan mencapai Rp74.254.725.401 atau setara Rp9,7 per saham.

NAYZ Ungkap Ganti Bisnis ke Telekomunikasi dan Teknologi

PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ) mengonfirmasi bahwa bisnis makanan bayi yang selama ini menjadi kegiatan usaha utama Perseroan akan dihentikan setelah proses pengambilalihan dan inbreng perusahaan milik Sako Consultancy Pte Ltd (Sako) selesai dilaksanakan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru