back to top

CENT Kantongi Dana Tambahan Jumbo Buat Capex

Emitentrust.com- Emiten menara telekomunikasi PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT) memperoleh tambahan fasilitas pinjaman dari sejumlah bank internasional dan domestik pada 9 Maret 2026.

Tambahan fasilitas pinjaman tersebut bernilai US$50 juta atau setara sekitar Rp800 miliar (asumsi kurs Rp16.000 per dolar AS). Fasilitas ini merupakan bagian dari perjanjian kredit yang sebelumnya telah diteken pada 8 Maret 2022 dengan total fasilitas awal mencapai US$850 juta.

Dalam transaksi ini, yang bertindak sebagai debitur adalah perseroan bersama sejumlah entitas anak, yakni:

PT Centratama Menara Indonesia

PT Network Quality Indonesia

PT MAC Sarana Djaya

Sementara kreditur fasilitas inkremental baru berasal dari bank internasional yaitu:

Natixis cabang Singapura

ING Bank N.V. cabang Singapura

Tambahan pendanaan ini akan digunakan untuk mendukung belanja modal (capital expenditure) non-spekulatif serta kebutuhan korporasi umum dari grup perseroan.

Manajemen CENT menyebutkan bahwa pelaksanaan transaksi tersebut tidak menimbulkan dampak negatif material terhadap kegiatan operasional, kondisi hukum, maupun kelangsungan usaha perusahaan.

Sebagai informasi, karena nilai fasilitas pinjaman dalam perjanjian ini melebihi 20% dari ekuitas perseroan, transaksi tersebut dikategorikan sebagai transaksi material sesuai regulasi pasar modal. Namun transaksi pinjaman dari lembaga keuangan ini dikecualikan dari kewajiban persetujuan RUPS sebagaimana diatur dalam ketentuan OJK terkait transaksi material.

Artikel Terkait

Antam (ANTM) Guyur Dividen Rp5T, 70 Persen Laba 2025

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM ) atau Antam menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp5,046 triliun, setara dengan 70 persen dari laba bersih tahun buku 2025 yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.

BRMS Buka Data Baru Pemegang Saham Jumbo per Mei 2026

PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) melaporkan peningkatan porsi saham publik (free float) pada akhir Mei 2026. Berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek, free float BRMS naik menjadi 45,66% dari

Astra (ASII) Bidik Kenaikan EPS Lewat Buyback Rp8T

PT Astra International Tbk (ASII) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham dengan nilai maksimal Rp8 triliun. Langkah korporasi ini dilakukan sebagai bagian dari strategi Perseroan untuk meningkatkan nilai jangka panjang bagi pemegang saham sekaligus mengoptimalkan alokasi modal perusahaan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru