back to top

CMRY Tebar Dividen Jumbo, 78% Laba 2025, Cek Jadwalnya

Emitentrust.com – PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) atau Cimory kembali membuat investor tersenyum lebar setelah resmi membagikan dividen jumbo dalam RUPS Tahunan yang digelar 9 April 2026.

Total dividen yang dibagikan mencapai Rp1,59 triliun, setara dengan 78,06% dari laba bersih 2025 yang sebesar Rp2,03 triliun—menjadi salah satu payout ratio paling agresif di sektor konsumer.

Dari total tersebut, sebelumnya perseroan telah menyalurkan dividen interim Rp793,47 miliar pada Oktober 2025. Sementara itu, dividen final sebesar Rp100 per saham akan dibayarkan pada 30 April 2026, dengan recording date pada 21 April 2026.

Sisa laba bersih akan disimpan sebagai laba ditahan guna mendukung ekspansi dan pengembangan bisnis ke depan.

Dalam RUPS tersebut, pemegang saham juga menyetujui laporan keuangan tahun buku 2025 yang telah diaudit dengan opini wajar.

Tak hanya itu, Direksi dan Dewan Komisaris juga memperoleh pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) atas kinerja pengurusan dan pengawasan selama tahun berjalan.

Susunan Direksi & Komisaris Baru 2026–2031

CMRY juga melakukan penegasan sekaligus perubahan susunan manajemen untuk periode lima tahun ke depan.

Dewan Komisaris:

Komisaris Utama: Bambang Sutantio

Komisaris: Wenzel Sutantio

Komisaris Independen: Alexander Steven Rusli

Direksi:

Direktur Utama: Farell Grandisuri

Direktur: Axel Sutantio

Direktur: Bharat Shah Joshi

Direktur: Martua Parningotan Sihaloho

Direktur: Arjoso Wisanto

Direktur: Pamungkas Bayu Triprasetyo.

Artikel Terkait

PTPP Tunda Jatuh Tempo Surat Utang Rp1,38T

PT PP (Persero) Tbk (PTPP) resmi melakukan restrukturisasi utang dengan memperpanjang jatuh tempo sejumlah obligasi dan sukuk

Struktur DOOH Berubah! Siapa Faysal D Rahman?, Pemilik 0,31% Saham

Struktur kepemilikan saham PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) mengalami perubahan menarik per Maret 2026.

Didepak BEI! 18 Emiten Ini Wajib Buyback Saham Bulan Depan

Kabar mengejutkan datang dari Bursa Efek Indonesia. Bursa resmi mengumumkan gelombang delisting besar-besaran yang akan menimpa sejumlah emiten, termasuk

Populer 7 Hari

Berita Terbaru