back to top

CNKO Lapor! Free Float 54,41% Pemilik Akhir Cho Wai Cheng

Emitentrust.com- Exploitasi Energi Indonesia Tbk (CNKO) menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) untuk periode yang berakhir 28 Februari 2026.

Wim Andrian Corporate Secretary CNKO dalam laporan registrasi pada Rabu (4/3) menegaskan bertanggung jawab penuh atas penyusunan dan penyajian laporan, termasuk perhitungan free float yang telah disesuaikan dengan Peraturan Bursa Nomor I-A.

Berdasarkan data terbaru, komposisi kepemilikan saham CNKO tidak mengalami perubahan signifikan dibanding bulan sebelumnya.

Pemegang saham pengendali, ANDERSON BAY PTE LTD, tercatat menggenggam 4.083.459.543 saham atau setara 45,6% dari total saham beredar.

Adapun pemilik manfaat (beneficial owner) dari ANDERSON BAY PTE LTD adalah Cho Wai Cheng warga negara Singapura.

Total saham tercatat di Bursa per akhir Februari 2026 mencapai 8.956.361.206 saham.

Sementara itu, jumlah saham free float tercatat 4.872.896.563 saham atau 54,41% dari total saham tercatat. Angka ini tidak berubah dibandingkan bulan sebelumnya, yaitu Saham publik non-warkat: 4.872.896.563 saham (54,4%)

Jumlah pemegang saham nasabah pemilik SID tercatat 13.386 investor, turun dibanding bulan sebelumnya sebanyak 13.815 investor. Artinya terjadi penurunan 429 investor dalam periode sebulan.

Artikel Terkait

Medco (MEDC) Teken Akuisisi FPSO Cendor Rp137M

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) melalui anak usahanya, Medco Energi Global Pte. Ltd. (MEG), menandatangani perjanjian penjaminan induk perusahaan (parent company guarantee)

NISP Resmi Akuisisi OCBC Sekuritas Rp453,4M

PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) mengambil langkah strategis dengan mengakuisisi PT OCBC Sekuritas Indonesia (PTOS) sebagai bagian dari pembentukan Konglomerasi Keuangan OCBC Group di Indonesia.

Grup Bakrie (VKTR) Rights Issue 25 Miliar Saham, Pemilik Bakal Terdilusi 36,3%

PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) grup Bakrie bersiap melaksanakan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD I) atau rights issue

Populer 7 Hari

Berita Terbaru